Prabowo Tawarkan Kemitraan Investasi Nyata di Forum Indonesia-Jepang, Tekankan Proyek Harus Layak dan Berkelanjutan

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang. (Foto: Istw)

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang. (Foto: Istw)

INTERNASIONAL, Tikampost.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan kemitraan investasi yang nyata, berkelanjutan, dan berorientasi pada hasil. Hal itu disampaikan dalam pidato kunci pada Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Imperial Hotel Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).

Dalam forum tersebut, Prabowo menekankan bahwa pendekatan pemerintah dalam mendorong investasi bersifat praktis dan pragmatis. Ia memastikan setiap proyek yang ditawarkan harus memiliki kelayakan yang jelas serta memberikan manfaat konkret.

“Dalam transformasi strategis ini, pendekatan kami sangat praktis dan pragmatis. Semua proyek kami harus layak, harus dapat dibiayai bank, harus memberikan manfaat nyata, pengembalian investasi yang nyata,” ujar Prabowo.

Presiden juga menegaskan keterbukaan Indonesia terhadap kolaborasi internasional, khususnya dengan Jepang. Menurutnya, Jepang memiliki keunggulan dalam teknologi, metode, dan pengalaman industri yang dapat disinergikan dengan potensi sumber daya serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Juga :  Pemkab Kapuas Peringati May Day 2026, Tekankan Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja

“Itulah mengapa kami sangat terbuka terhadap partisipasi aktif Jepang, teknologi Jepang, pengalaman Jepang, metode Jepang. Kami percaya bahwa dikombinasikan dengan sumber daya kami, pertumbuhan kami, dan skala kami, hubungan ini dapat saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak sekadar menawarkan peluang investasi, tetapi juga kemitraan strategis jangka panjang. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah membentuk sovereign wealth fund yang mengonsolidasikan aset dan perusahaan milik negara dalam satu manajemen terpadu guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.

“Kami menginginkan manajemen yang rasional, praktik terbaik. Kami ingin memberantas korupsi dan penyalahgunaan wewenang, dan hasilnya sangat menjanjikan,” ucapnya.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa kinerja awal pengelolaan dana kekayaan negara tersebut menunjukkan tren positif. Dalam tahun pertama operasionalnya, sejumlah aset bahkan mencatat peningkatan signifikan dalam pengembalian.

Baca Juga :  Sarbumusi Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Pekerja Rentan dan Anak Yatim di Gedung PBNU

“Beberapa di antaranya menghasilkan peningkatan hampir 300 persen dalam pengembalian aset. Ini sangat menggembirakan, tetapi kita tahu bahwa kita masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Namun, kita optimis dengan arah perkembangan kita,” jelasnya.

Di akhir pidatonya, Prabowo kembali mengajak investor global untuk memperkuat kemitraan dengan Indonesia, terutama dalam pembangunan industri, transfer teknologi, dan pertumbuhan ekonomi bersama.

“Sekali lagi, kita menawarkan peluang, tetapi sekarang kita menawarkan kemitraan yang nyata. Kita mencari mitra yang siap bergabung dengan kita untuk membangun industri, menransfer teknologi, dan tumbuh bersama,” pungkasnya.

Dengan pendekatan yang lebih kredibel dan berorientasi hasil, Indonesia dinilai semakin siap menjadi destinasi investasi yang tidak hanya menjanjikan, tetapi juga terpercaya serta berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan maupun global.

Penulis : Ridwan Sulaiman

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Rokok Diduga Tanpa Pita Cukai Marak Dijual di Cengkareng Timur
Warga Handel Negara Desa Sei Pitung Minta Pemkab Kapuas Segera Perbaiki Delapan Jembatan
Kobra Kapuk Polisikan Akun Tiktok @chanelachmadsobari atas Dugaan Fitnah dan Ancaman
Sopir Truk Keluhkan Praktik Pungli Oknum Dishub, Minta Bekasi Bersih dari Penyalahgunaan Wewenang
Diduga Pungli hingga Rp3,7 Juta, Oknum Dishub Kota Bekasi Terancam Dipecat Tidak Hormat
PLT Kadis Kominfo Dharmasraya: Kehumasan Bawaslu Merupakan Tanggung Jawab Bersama
IWJ Jabodetabek Gelar Silaturahmi di Monas, Perkuat Solidaritas dan Aksi Kemanusiaan Warga Jember Perantauan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Rokok Diduga Tanpa Pita Cukai Marak Dijual di Cengkareng Timur

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Kobra Kapuk Polisikan Akun Tiktok @chanelachmadsobari atas Dugaan Fitnah dan Ancaman

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Sopir Truk Keluhkan Praktik Pungli Oknum Dishub, Minta Bekasi Bersih dari Penyalahgunaan Wewenang

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:51 WIB

Diduga Pungli hingga Rp3,7 Juta, Oknum Dishub Kota Bekasi Terancam Dipecat Tidak Hormat

Berita Terbaru