Ratusan Truk Picu Debu Tebal, Warga Bandar Sari Minta Tindakan Tegas

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN – Warga Kampung Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, menyampaikan permohonan resmi kepada pihak pengusaha tambang yang beroperasi di wilayah tersebut. Mereka meminta perusahaan secara rutin melakukan penyiraman jalan guna mengurangi debu tebal akibat aktivitas truk pengangkut bahan galian.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan utama akses menuju kampung yang dilintasi kendaraan tambang kini dipenuhi debu. Setiap hari, ratusan dump truck melintas, menyebabkan debu beterbangan hingga ke permukiman warga. Debu tersebut menutupi rumah, tanaman pekarangan, hingga pakaian yang dijemur, terutama saat musim kemarau.

 

“Anak-anak sering batuk, mata merah dan perih. Kami harus membersihkan debu setiap hari, tapi tidak lama kemudian sudah kotor lagi. Pengusaha mencari keuntungan di sini, tapi kami yang menanggung dampaknya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga :  *EKSPOSE PUBLIK CAPAIAN PILKADA 2024, KAPOLDA LAMPUNG APRESIASAI KINERJA BAWASLU JAJARAN*

 

Warga berharap pihak perusahaan menyediakan truk tangki air untuk menyiram jalan secara berkala, khususnya pada jam sibuk, yakni pagi pukul 07.00–09.00 WIB dan sore pukul 16.00–18.00 WIB, saat aktivitas masyarakat meningkat. Selain mengurangi polusi debu, langkah tersebut juga diharapkan dapat menjaga kondisi jalan.

 

Kepala Kampung Bandar Sari, Tarwani, menegaskan bahwa warga tidak menolak keberadaan aktivitas tambang, namun menuntut tanggung jawab perusahaan terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.

 

“Kami tidak meminta hal yang berat, cukup menyiram jalan secara rutin. Itu kewajiban mereka demi kesehatan dan kenyamanan bersama. Sudah beberapa kali kami memberikan teguran, namun belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Memperingati  Hari Perhubungan Nasional Harhubnas di Dinas perhubungan Aceh singkil.

 

Tarwani juga meminta aparat penegak hukum (APH) dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk mengambil tindakan tegas terhadap pengusaha tambang. Ia menilai, kendaraan tambang seharusnya tidak melintas di jalan umum dan wajib memiliki jalur khusus operasional.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan tambang terkait permohonan warga tersebut. Masyarakat berharap ada respons cepat agar permasalahan debu yang mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari dapat segera teratasi.

Penulis : Hendri Darmawan

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Diduga Rokok Ilegal Dijual Bebas di Jalan Tanggul Barat Kapuk, Pedagang Klaim Sudah Berkoordinasi dengan Oknum Polsek Cengkareng
Polres Dharmasraya Tangkap Terduga Pelaku Penggelapan, Sepeda Motor Korban Berhasil Diamankan
Sejumlah Desa di Kapuas Keluhkan Gaji Tertunda Akibat Gangguan Server DPMD
Wabup Tangerang Intan Terima Warta Kota Award 2026, Alex Sibti: Prestasi yang Membanggakan
Kemacetan Parah di Jalan Ciledug Raya Akibat Proyek Pipa Air Bersih
DIDUGA OKNUM LAPAK KARET GUNAKAN SURAT REKOMENDASI PALSU, IZIN LINGKUNGAN DIPERTANYAKAN
Kejari Dharmasraya Pastikan Seluruh Pegawai Bebas Narkoba Lewat Tes Urine Massal
Saldo Dana Hilang, Pengguna Geram Layanan Bantuan dibuat Otomatis

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:56 WIB

Diduga Rokok Ilegal Dijual Bebas di Jalan Tanggul Barat Kapuk, Pedagang Klaim Sudah Berkoordinasi dengan Oknum Polsek Cengkareng

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:49 WIB

Polres Dharmasraya Tangkap Terduga Pelaku Penggelapan, Sepeda Motor Korban Berhasil Diamankan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:14 WIB

Ratusan Truk Picu Debu Tebal, Warga Bandar Sari Minta Tindakan Tegas

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:38 WIB

Sejumlah Desa di Kapuas Keluhkan Gaji Tertunda Akibat Gangguan Server DPMD

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:26 WIB

Wabup Tangerang Intan Terima Warta Kota Award 2026, Alex Sibti: Prestasi yang Membanggakan

Berita Terbaru