Way Kanan, Tikampost.id – Sejumlah warga meminta aparatur kampung lebih proaktif dalam memperbarui data penerima bantuan sosial agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Susmadewi, warga Kampung Gunung Sangkaran, mengatakan masih ada warga yang dinilai layak menerima bantuan namun belum terdata sebagai penerima.
Menurutnya, pemerintah kampung dapat melakukan pemutakhiran data secara berkala dengan mencoret nama warga yang telah meninggal dunia, pindah domisili, maupun warga yang kondisi ekonominya sudah dianggap mampu sehingga tidak lagi masuk kategori penerima bantuan sosial.
“Semua kembali kepada aparatur kampung, apakah mau aktif memperbarui data atau tidak. Jangan sampai banyak warga mengeluh tidak mendapat bantuan, sementara kuota bantuan masih tersedia,” ujar Susmadewi saat ditemui di kediamannya, Jumat (22/5/2026).
Ia juga menyoroti adanya informasi di sejumlah daerah terkait sisa kuota bantuan yang diduga dialihkan kepada aparatur kampung. Menurutnya, kondisi tersebut dapat memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
Warga berharap pemerintah kampung rutin melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan dengan melibatkan RT dan kepala dusun agar penyaluran bantuan sosial lebih transparan dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dusun 3 Kampung Gunung Sangkaran, Tamrin, mengatakan pihaknya akan berupaya mencari solusi bagi warga yang belum menerima bantuan.
“Kami akan mencoba mengecek kembali data warga yang sudah meninggal dunia atau pindah domisili. Jika memungkinkan, kuota bantuan tersebut akan dialihkan kepada warga yang lebih membutuhkan,” kata Tamrin.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial sebelumnya menegaskan bahwa bantuan sosial diperuntukkan bagi masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memenuhi kriteria kemiskinan maupun kerentanan sosial.
Penulis : Hendri Darmawan
Editor : Tikampost









