Seluruh Koalisi Gabungan Kelompok Tani Hutan Gelar Pertemuan, Soroti Sengketa Lahan di OKU Timur

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Komering Ulu Timur — Seluruh koalisi gabungan kelompok tani hutan menggelar pertemuan terkait persoalan sengketa dan pembebasan lahan di wilayah Kabupaten OKU Timur, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Manunggal 1, Sungai Tuha Jaya, dan dihadiri perwakilan masyarakat, tokoh adat, serta sejumlah warga dari berbagai wilayah.

Dalam pertemuan itu, masyarakat menyoroti lahan yang selama ini dikuasai dan masih berstatus sengketa dengan pihak perusahaan Musi Hutan Persada. Warga menilai lahan tersebut merupakan wilayah adat dan hak masyarakat yang berasal dari tiga marga, yakni Marga Paku Sengkunyit, Marga BP Peliung, dan Marga Buay Pemuka Bangsa.

Baca Juga :  Harga Telur Anjlok, Peternak dan Agen Keluhkan Biaya Pakan yang Terus Naik

Perwakilan masyarakat menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta kejelasan status lahan, pembebasan tanah yang dinilai sebagai hak masyarakat adat, serta penyelesaian sengketa secara adil, terbuka, dan mengedepankan musyawarah.

Selain itu, masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat terkait dapat turun tangan untuk memfasilitasi penyelesaian konflik agraria tersebut agar tidak berkepanjangan.

Baca Juga :  *APRESIASI TINDAKAN TEGAS POLISI DALAM KASUS CURAS DI BANDAR LAMPUNG*

Pertemuan berlangsung dalam suasana tertib dan damai. Hasil musyawarah tersebut nantinya akan menjadi dasar langkah lanjutan masyarakat dalam memperjuangkan penyelesaian sengketa lahan, baik melalui jalur hukum maupun dialog dengan pihak-pihak terkait.

Warga berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan solusi demi terciptanya keadilan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah OKU Timur.

Penulis : Marwi

Editor : Tikampost

Berita Terkait

MT Ziyadatul Fadillah Santuni 146 Anak Yatim di Bekasi, Hadirkan Artis Betawi
Kejari Dharmasraya Musnahkan Barang Bukti 47 Perkara, Kasus Narkotika Masih Mendominasi
Harga Telur Anjlok, Peternak dan Agen Keluhkan Biaya Pakan yang Terus Naik
Warga Kapuas Barat Keberatan Kenaikan Tarif Feri Penyeberangan Saka Mangkahai–Sei Pitung
Mantan Bupati Way Kanan Sebut Harga Pupuk dan Bibit Sawit Kian Membebani Petani
Usai Viral Ojol, Dishub DKI Bakal Tunggu 5 Menit Sebelum Penindakan
HARI BHAYANGKARA KE-80, POLRES DHARMASRAYA SALURKAN BANTUAN SOSIAL UNTUK KOMUNITAS OJEK PULAU PUNJUNG
BHARTI SOSIAL HARI BHAYANGKARA KE-80, POLRES DHARMASRAYA SALURKAN BANSOS KE PANTI ASUHAN PONPES PEMBANGUNAN PULAU PUNJUNG

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:39 WIB

MT Ziyadatul Fadillah Santuni 146 Anak Yatim di Bekasi, Hadirkan Artis Betawi

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:48 WIB

Kejari Dharmasraya Musnahkan Barang Bukti 47 Perkara, Kasus Narkotika Masih Mendominasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:44 WIB

Harga Telur Anjlok, Peternak dan Agen Keluhkan Biaya Pakan yang Terus Naik

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:35 WIB

Warga Kapuas Barat Keberatan Kenaikan Tarif Feri Penyeberangan Saka Mangkahai–Sei Pitung

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:51 WIB

Usai Viral Ojol, Dishub DKI Bakal Tunggu 5 Menit Sebelum Penindakan

Berita Terbaru