Warga Pondok Kacang Barat Tolak Aktivitas Debt Collector di Jalan AMD Raya, Minta RT/RW dan Aparat Bertindak

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk penolakan terhadap aktivitas debt collector terpasang di kawasan RT 001/RW 002 sebagai bentuk aspirasi warga yang menginginkan lingkungan tetap aman, tertib, dan bebas dari potensi keributan di ruang publik. Warga berharap setiap proses penagihan pembiayaan dilakukan sesuai ketentuan hukum tanpa mengganggu ketertiban masyarakat.
Foto: Dok. Tikampost.id.

Spanduk penolakan terhadap aktivitas debt collector terpasang di kawasan RT 001/RW 002 sebagai bentuk aspirasi warga yang menginginkan lingkungan tetap aman, tertib, dan bebas dari potensi keributan di ruang publik. Warga berharap setiap proses penagihan pembiayaan dilakukan sesuai ketentuan hukum tanpa mengganggu ketertiban masyarakat. Foto: Dok. Tikampost.id.

TANGERANG SELATAN, Tikampost.id – Warga RT 005/RW 001, Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, menyampaikan penolakan terhadap aktivitas oknum debt collector (DC) yang dinilai meresahkan masyarakat di kawasan Jalan AMD Raya.

Penolakan tersebut disampaikan pada Rabu (30/7/2026). Warga mendesak pengurus RT/RW agar memasang spanduk berisi larangan terhadap aktivitas penarikan kendaraan di lokasi tersebut, yang menurut mereka kerap memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Berdasarkan keterangan warga, di kawasan Jalan AMD Raya diduga beberapa kali terjadi perselisihan antara oknum debt collector, warga, maupun pengguna jalan saat proses penarikan kendaraan berlangsung. Kondisi tersebut dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

Baca Juga :  Diduga Asal Jadi, Pembangunan Rabat Beton Desa Tanjung Harapan Tak Sesuai RAB

Ketua lingkungan setempat membenarkan bahwa pemasangan spanduk dilakukan atas aspirasi masyarakat.

“Iya, pemasangan spanduk ini merupakan permintaan warga. Mereka menginginkan adanya larangan terhadap aktivitas debt collector yang sering mangkal di lokasi ini karena diduga kerap menimbulkan keributan,” ujar Ketua Lingkungan kepada Tikampost.id.

Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menjaga situasi keamanan di wilayah tersebut.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian agar membantu menjaga keamanan di Jalan AMD Raya. Harapan kami, tidak ada lagi keributan maupun tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat,” katanya.

Warga berharap aparat penegak hukum bersama pemerintah setempat dapat mengambil langkah preventif agar lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif. Mereka juga mengimbau agar setiap proses penagihan atau penyelesaian sengketa pembiayaan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta tidak mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga :  Aktivitas Stockpile Batu di Bukit Gemuruh Dikeluhkan Warga, Status Perizinan Dipertanyakan

Hingga berita ini diterbitkan, Tikampost.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait, termasuk kepolisian dan pihak perusahaan pembiayaan, guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

Penulis : Anang Febriyansyah

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Diduga Diintimidasi Oknum Security, Pedagang Starling Datangi Kantor Pemasaran Sumarecon
Warga Kembali Datangi Toko yang Diduga Menjual Miras di Perbatasan Kalideres-Tangerang
Kebakaran Lapak Mebel di Cicayur 1 Bikin Warga Geger, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta
Meriah! SDN Serut 1 Jember Gelar Kirab Maulid Nabi, Siswa dan Wali Murid Antusias”
Gudang Mebel di Cihuni Pagedangan Terbakar, Akses Mobil Damkar Sempat Terkendala Hajatan Warga
Haul Akbar Tambelangan Sampang, Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Syekh Muhammad Darwis dan Syekh Fathul Bari
16 SPT Tahun 2007 Diklaim Belum Diselesaikan PT WUL, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Warga Keluhkan Bau Menyengat dari Lapak Karet di Air Ringkih, Minta Pemerintah Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Diduga Diintimidasi Oknum Security, Pedagang Starling Datangi Kantor Pemasaran Sumarecon

Kamis, 17 September 2026 - 10:25 WIB

Warga Kembali Datangi Toko yang Diduga Menjual Miras di Perbatasan Kalideres-Tangerang

Kamis, 17 September 2026 - 03:33 WIB

Kebakaran Lapak Mebel di Cicayur 1 Bikin Warga Geger, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Senin, 14 September 2026 - 17:01 WIB

Meriah! SDN Serut 1 Jember Gelar Kirab Maulid Nabi, Siswa dan Wali Murid Antusias”

Minggu, 13 September 2026 - 13:54 WIB

Gudang Mebel di Cihuni Pagedangan Terbakar, Akses Mobil Damkar Sempat Terkendala Hajatan Warga

Berita Terbaru