Pemkot Jakbar Kerahkan Ratusan Personel Gabungan Bersihkan Sampah Pascabanjir

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat mengerahkan puluhan truk dan ratusan personel gabungan bersama warga untuk membersihkan sampah pascabanjir secara serentak di delapan kecamatan, Minggu (25/1/2026).

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat mengerahkan puluhan truk dan ratusan personel gabungan bersama warga untuk membersihkan sampah pascabanjir secara serentak di delapan kecamatan, Minggu (25/1/2026).

JAKARTA — TIKAMPOST.ID  Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat mengerahkan puluhan truk dan ratusan personel gabungan bersama warga untuk membersihkan sampah pascabanjir secara serentak di delapan kecamatan, Minggu (25/1/2026).

Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono, mengatakan kerja bakti pembersihan sampah pascabanjir dilakukan untuk membantu warga terdampak agar lingkungan kembali bersih dan sehat. Menurutnya, penanganan sampah pascabanjir harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kerja bakti pembersihan sampah pascabanjir ini dilakukan untuk membantu warga terdampak agar lingkungan kembali bersih dan sehat. Kami juga mengimbau seluruh OPD teknis serta camat dan lurah untuk bergerak cepat menangani sampah di wilayah masing-masing,”kata Hartono.

Baca Juga :  TPP Guru di Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2026 Belum Dibayarkan, Jadi Sorotan

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Achmad Hariadi, menyebutkan untuk kegiatan pengangkutan sampah pascabanjir hari ini dikerahkan sedikitnya 50 armada truk gabungan OPD, serta alat berat berupa shovel dan ekskavator.

“Untuk pengangkutan sampah pascabanjir hari ini, kami mengerahkan sedikitnya 50 armada truk gabungan OPD serta alat berat berupa shovel dan ekskavator. Volume sampah, khususnya di RW 11 Rawa Buaya, cukup besar sehingga membutuhkan waktu penanganan,”katanya.

Baca Juga :  Guru Sekolah Alam Bintaro Lakukan Studi Banding ke Sekolah Khusus Spectrum, Pelajari Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus

Sementara itu Ketua RW 11 Rawa Buaya, Tri Mulyo, menyampaikan bahwa seluruh 12 RT di lingkungannya sempat tergenang banjir pada Jumat (23/1/2026) lalu.

“Seluruh 12 RT di lingkungan kami sempat tergenang banjir. Kerja bakti pembersihan pascabanjir ini melibatkan sekitar 300 warga bersama personel gabungan OPD dan perangkat kelurahan,”ujarnya.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Tamu Keluhkan Kondisi Marson Interkota Residence, Minta Pengelola dan Instansi Terkait Lakukan Evaluasi
Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai
Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Pembunuhan hingga Narkoba, 7 Tersangka Diamankan
Diduga Dipicu Pertengkaran, Polisi Ungkap Motif Kasus di Salah Satu Hotel Dharmasraya
Kepala SDN 2 Parerejo Diduga Hindari Konfirmasi, Pengelolaan Dana BOS Disorot
DPC AJP Lampung Barat Gelar “Pekon Tanggap Informasi”, Dorong Transparansi dan Sinergi dengan Aparatur Pekon
Guru Sekolah Alam Bintaro Lakukan Studi Banding ke Sekolah Khusus Spectrum, Pelajari Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus
Buron Kasus Penggelapan Motor Sejak 2023 Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres Dharmasraya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tamu Keluhkan Kondisi Marson Interkota Residence, Minta Pengelola dan Instansi Terkait Lakukan Evaluasi

Senin, 20 Juli 2026 - 12:40 WIB

Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:44 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Pembunuhan hingga Narkoba, 7 Tersangka Diamankan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:37 WIB

Diduga Dipicu Pertengkaran, Polisi Ungkap Motif Kasus di Salah Satu Hotel Dharmasraya

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:24 WIB

Kepala SDN 2 Parerejo Diduga Hindari Konfirmasi, Pengelolaan Dana BOS Disorot

Berita Terbaru