Way Kanan, Tikampost.id – Pembangunan rabat beton di Kampung Bumi Merapi, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, yang dibiayai oleh Dana Desa (DD) tahun 2025 senilai Rp74.497.000, menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pengerjaannya.

Hasil peninjauan lapangan oleh awak media pada Jumat, 27 Juni 2025, menunjukkan kondisi infrastruktur yang memprihatinkan. Meskipun baru selesai dibangun dua minggu yang lalu, rabat beton tersebut telah mengalami kerusakan. Terdapat beberapa permasalahan, antara lain: batu kerikil yang menonjol, permukaan jalan yang berdebu, dan tambalan yang tidak rapi. Hal ini telah disampaikan oleh warga setempat yang meminta kerahasiaan identitasnya, yang lebih mengkhawatirkan kualitas pekerjaan daripada besarnya anggaran yang digunakan.

Upaya konfirmasi kepada kepala kampung Bumi Merapi melalui pesan WhatsApp belum membuahkan respons, dikarenakan nomor yang dihubungi tidak aktif. Lokasi proyek berada di Dusun 2, sekitar tiga kilometer dari permukiman warga, di tengah area perkebunan karet.

Menyikapi kondisi ini, awak media mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi di lapangan guna memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas dan penggunaan anggaran. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepala kampung Bumi Merapi terkait permasalahan ini.
(Narto)









