JAKARTA, Tikampost.id — Keberadaan pak ogah yang beroperasi di simpang pesing, Jakarta Barat, kian meresahkan para pengendara. Aktivitas tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, usai diterapkannya rekayasa lalu lintas oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Barat.
Aksi para pak ogah ini bahkan terekam kamera dashcam kendaraan yang melintas di lokasi. Rekaman tersebut diunggah oleh akun Instagram @dashcam_owners_indonesia dan menuai perhatian warganet.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pak ogah membuka akses kendaraan dari arah Cengkareng menuju Grogol dengan cara memberhentikan arus lalu lintas dari arah Jembatan Dua.
“Perempatan Pesing Jakbar, harusnya dari arah kanan (Cengkareng–Grogol) sudah tidak boleh lurus, sudah ditutup beton, hanya untuk Transjakarta,” tulis keterangan dalam video yang dilihat Kamis (22/1/2026).
Sejumlah pengendara mengeluhkan sistem buka-tutup jalan hasil rekayasa Dishub yang dinilai mudah dikendalikan oleh pak ogah. Akibatnya, arus kendaraan menjadi tidak menentu dan kerap membahayakan pengguna jalan.
Ironisnya, keberadaan pak ogah dipersimpangan pesing tidak jauh dari pos polisi maupun Polres Metro Jakarta Barat.
“Tapi selalu ada pak ogah yang bukakan jalan, jadinya suka macet dan numpuk juga. Padahal dekat situ ada pos polisi dan Polres Jakbar. Tolong dong, Pak,” ujar salah satu pengendara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum dimintai konfirmasi. Kendati demikian, Tikampost akan terus berupaya memperoleh keterangan resmi dari instansi berwenang.
Penulis : RIDWAN SULAIMAN
Editor : Tikampost










