Harga Telur Anjlok, Peternak dan Agen Keluhkan Biaya Pakan yang Terus Naik

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TikamPost.id – Kamis, 25 Juni 2026 – Harga telur ayam di sejumlah wilayah kembali mengalami penurunan dan menyentuh level terendah dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat para peternak dan agen telur merasa resah, mengingat harga pakan ternak justru terus mengalami kenaikan.

Salah satu agen telur, Zaki, mengatakan bahwa harga telur saat ini sangat tidak stabil. Menurutnya, harga telur dari kandang kini berada di kisaran Rp22.500 per kilogram untuk pembelian partai besar.

Baca Juga :  Pasar Malam Taman Asri Tetap Beroperasi, Aktivis Soroti Dugaan Pengabaian SE Bupati

“Harga dari kandang sekarang sekitar Rp22.500 per kilogram untuk partai besar. Di tingkat agen dijual sekitar Rp24.000 per kilogram, sementara di warung pengecer ada yang menjual antara Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram,” ujar Zaki.

Ia menambahkan, selain harga yang terus merosot, persaingan antarpenjual juga semakin ketat sehingga turut memengaruhi kondisi pasar telur saat ini.

Sementara itu, para peternak berharap harga telur dapat kembali stabil dan seimbang dengan biaya produksi, terutama harga pakan yang hingga kini masih tinggi.

Baca Juga :  Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat

“Harga pakan sulit turun, sedangkan harga telur sangat cepat naik dan turun. Kami berharap ke depan kondisi pasar bisa lebih baik sehingga peternak tidak terus merugi,” tuturnya.

Para pelaku usaha peternakan berharap adanya kestabilan harga agar usaha mereka tetap dapat menjalankan usaha secara berkelanjutan di tengah meningkatnya biaya produksi dan fluktuasi harga pasar yang tidak menentu.

Penulis : Anang Febriyansyah

Editor : Tikampost.id

Berita Terkait

Warga Kapuas Barat Keberatan Kenaikan Tarif Feri Penyeberangan Saka Mangkahai–Sei Pitung
Mantan Bupati Way Kanan Sebut Harga Pupuk dan Bibit Sawit Kian Membebani Petani
Kondisi Jalan Simpang Neki–Simpang Asam Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter
Warung Madura Mulai Beralih Jual Pertamax, Hindari Risiko Penjualan Pertalite Eceran
Mahasiswa Fakultas Hukum UT Gelar Praktik Sidang di PN Jakarta Selatan
Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Riko Ginting Soroti Dugaan Korupsi Sistemik dan Usulkan Evaluasi Total Program MBG
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:44 WIB

Harga Telur Anjlok, Peternak dan Agen Keluhkan Biaya Pakan yang Terus Naik

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:35 WIB

Warga Kapuas Barat Keberatan Kenaikan Tarif Feri Penyeberangan Saka Mangkahai–Sei Pitung

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:10 WIB

Mantan Bupati Way Kanan Sebut Harga Pupuk dan Bibit Sawit Kian Membebani Petani

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:46 WIB

Kondisi Jalan Simpang Neki–Simpang Asam Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter

Berita Terbaru