Antisipasi Banjir, Wali Kota Jakarta Barat Tinjau Pengerukan Sedimen Lumpur di Kali Sepak

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Tikampost.id — Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meninjau langsung proses pengerukan sedimen lumpur di Kali Sepak, RW 03, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Selasa (13/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan normalisasi saluran air di sejumlah titik rawan genangan di wilayah Jakarta Barat.

Iin mengatakan pengerukan Kali Sepak merupakan bagian dari upaya masif yang dilakukan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudis SDA) Jakarta Barat dalam menghadapi puncak musim hujan. Program normalisasi itu difokuskan pada peningkatan kapasitas tampung sungai agar aliran air dapat mengalir lebih optimal.

“Pengerukan ini adalah langkah konkret untuk mengoptimalkan daya tampung sungai. Kami ingin memastikan aliran air, khususnya di titik-titik yang kerap terdampak genangan, dapat mengalir lancar tanpa terhambat endapan lumpur,” katanya.

Baca Juga :  Siswa SMK Negeri 53 Jakarta Jadi Korban Bullying, Dianiaya 12 Teman Sekolah

Dalam pengerjaan di Kali Sepak, Sudis SDA Jakarta Barat mengerahkan tiga unit alat berat jenis ekskavator amfibi. Alat tersebut digunakan untuk mengeruk sedimen di sepanjang aliran sungai dengan panjang sekitar 1,4 kilometer.

Pengerukan telah dilakukan sejak awal Januari 2026. Material sedimen yang diangkat selanjutnya diangkut menggunakan truk menuju lokasi pembuangan akhir (LPA) di kawasan Ancol, Jakarta Utara, sesuai dengan prosedur penanganan lumpur.

Sementara itu, Kepala Sudis SDA Jakarta Barat Purwanti Suryandari menjelaskan Kali Sepak merupakan salah satu dari sejumlah titik prioritas penanganan banjir. Saat ini, pihaknya mencatat terdapat 11 titik pengerukan yang dikerjakan secara serentak di wilayah Jakarta Barat.

Baca Juga :  Dugaan Manipulasi Absensi ASN Way Kanan Jadi Sorotan, PJS Minta Sistem Pengawasan Dievaluasi

“Beberapa lokasi lain yang sedang kami tangani antara lain Kali Mookervaart, kawasan Taman Palem, dan Kali Sepak di Kembangan Utara,” ujar Purwanti.

Ia berharap normalisasi tersebut dapat memperlancar aliran air secara signifikan serta menekan potensi genangan di kawasan permukiman warga. Sudis SDA, lanjutnya, terus melakukan pemantauan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

Melalui program normalisasi sungai ini, Pemerintah Kota Jakarta Barat juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai guna mencegah penyumbatan dan risiko banjir.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Trotoar Bintaro Jaya Ramai Dibicarakan, Pengguna Stroller Soroti Pembatas Jalan
Tamu Keluhkan Kondisi Marson Interkota Residence, Minta Pengelola dan Instansi Terkait Lakukan Evaluasi
Harga Telur Anjlok, Peternak dan Agen Keluhkan Biaya Pakan yang Terus Naik
Kondisi Jalan Simpang Neki–Simpang Asam Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter
Mahasiswa Fakultas Hukum UT Gelar Praktik Sidang di PN Jakarta Selatan
Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Riko Ginting Soroti Dugaan Korupsi Sistemik dan Usulkan Evaluasi Total Program MBG
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:20 WIB

Trotoar Bintaro Jaya Ramai Dibicarakan, Pengguna Stroller Soroti Pembatas Jalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tamu Keluhkan Kondisi Marson Interkota Residence, Minta Pengelola dan Instansi Terkait Lakukan Evaluasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:44 WIB

Harga Telur Anjlok, Peternak dan Agen Keluhkan Biaya Pakan yang Terus Naik

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:46 WIB

Kondisi Jalan Simpang Neki–Simpang Asam Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter

Berita Terbaru