Bantuan Beras Bulog berhenti di kelurahan, KPK Periksa 38 Saksi

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperlebar penyidikan dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperlebar penyidikan dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020.

Sementara dari Jember, KPK memeriksa Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember Lingga Diputra, Kepala Bidang Linjamsos Mohamad Rizqi Fajri Maulana, Kepala Bidang Dayasos Wiwik Puspa Dewi, sejumlah Korkab PKH tahun 2020, serta pendamping PKH di Kecamatan Kalisat, Ledokombo dan Sumberbaru.

Budi belum menjelaskan secara rinci materi yang digali penyidik dari masing-masing saksi. Namun, pemeriksaan terhadap puluhan pihak tersebut menunjukkan KPK sedang menelusuri proses bansos dari tahap persiapan, distribusi hingga penerimaan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Ramadhan Brotherhood SMK Cengkareng Jakarta: Siswa dan Alumni Gelar Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Pelebaran pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan kontrak penyaluran bansos beras yang sebelumnya ditemukan KPK.

Dalam kontrak, bantuan seharusnya dikirim hingga langsung ke rumah penerima manfaat. Namun, berdasarkan temuan yang didalami KPK, distribusi justru berhenti di tingkat kelurahan.

Baca Juga :  TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,4 Ton Sianida di Pelabuhan Ferry Bitung

“Penyaluran yang dilakukan oleh para distributor, para vendor yang mengerjakan pengadaan penyaluran bansos beras ini tidak sampai di titik penerima tapi hanya sampai di kelurahan-kelurahan,” ujar Budi, Rabu (12/8/2026).

Kondisi tersebut diduga tidak sesuai dengan mekanisme yang telah disepakati antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan penyedia jasa.

Berita Terkait

Mau ambil Motor, Dua Oknum Matel Coba Rusak Kunci Setang di Kapuk Ditegur Warga
“Pedagang Keluhkan Bau Got dan Sampah, Kebersihan Pasar Bumdes Pagedangan Disorot”
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Jakarta, Publik Tunggu Langkah Konkret Pemprov DKI
Pemprov DKI Imbau Warga Jakarta Waspada Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Kecelakaan Beruntun Libatkan 3 Mobil 1 Motor di Kembangan Jakarta Barat, Korban Berjatuhan
Pasar Sore Rusun BCI Cengkareng Timur Dilanda Kebakaran
Lansia Gagal Terima Bansos Gegara Data Terdeteksi Judol, Sopir Angkutan Barang Khawatir Bernasib Sama
Ketua PP Ranting Kapuk Alex Simamora Resmi Menikah dengan Eli Gianti

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:35 WIB

Bantuan Beras Bulog berhenti di kelurahan, KPK Periksa 38 Saksi

Kamis, 10 September 2026 - 13:03 WIB

Mau ambil Motor, Dua Oknum Matel Coba Rusak Kunci Setang di Kapuk Ditegur Warga

Senin, 7 September 2026 - 12:01 WIB

“Pedagang Keluhkan Bau Got dan Sampah, Kebersihan Pasar Bumdes Pagedangan Disorot”

Minggu, 6 September 2026 - 21:07 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Jakarta, Publik Tunggu Langkah Konkret Pemprov DKI

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Pemprov DKI Imbau Warga Jakarta Waspada Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru