Tikampost.id. Way Kanan Masyarakat Kampung Negara Harja Kecamatan Pakuan Ratu melaporkan kepala kampungnya Negara harja ke Inspektorat Kabupaten Way Kanan atas dugaan adanya realisasi pekerjaan pembangunan yang bersumber dana desa yang diduga fiktif.
Kedatangan Masyarakat itu disambut langsung oleh Inspektur dan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Way Kanan bertempat di Ruang kerja Inspektur Inspektorat Kabupaten Way Kanan, Kamis (30/01/2025).
Perwakilan Masyarakat Kampung Negara Harja, Samin Sutiono kepada media, Mengatakan pihaknya datang ke inspektorat untuk mengadukan perihal Dana Desa Tahun 2024, Terkait pembangunan jembatan penghubung antara dusun 1 ke Makam dan perkebunan warga. Anggaran tahun 2024 sampai 2025 belum dikerjakan serta berbagai pembangunan lainya,
“Kami datang ke inspektorat untuk mengadukan prihal dana desa tahun 2024 terkhusus pembanguan jembatan penghubung antara dusun 1 ke Makan dan perkebunan warga. Anggaran tahun 2024 hingga 2025 belum dikerjakan serta berbagai pembangunan lainya,”jelas Samin Sutiono.
Oleh sebab itu ia berharap kepada Inspektorat untuk mengusut permasalahan yang terjadi agar masyarakat mengetahui yang sebenarnya.
Sementara, Kepala Kampung Negara Harja Kecamatan Pakuan ratu, Sopyan Wahyudi ketika dihubungi media, terkait pembangunan jembatan yang dilaporkan oleh masyarakat, Ia menjelaskan bahwa sebelum melakukan pembangunan terlebih dahulu berkoordinasi dengan konsultan akibat adanya kendala mengenai kedalaman jembatan yang tidak sesuai dengan gambar, Sehingga pembangunan tertunda, Sebab jika dipaksakan hasil nya kurang maksimal.
Sedangkan masyarakat berharap pembangunan jembatan tidak asal jadi, mengingat jembatan yang akan dibangun merupakan akses penting bagi masyarakat.
“Setelah badan jalan dibuka ternyata kedalaman jembatan tidak sesuai dengan yang ada di rencana anggaran belanja (RAB),”jelas Sopian Hadi.
Bahkan ia telah menghadirkan pekerja dari metro setelah melihat kondisi di lapangan tidak sanggup untuk mengerjakan dengan biaya yang hanya 27 juta rupiah.
Terkait adanya pemecatan rukun tetangga (RT), Sopyan Wahyudi mengatakan pihaknya telah melakukan pemanggilan dan pembinaan terhadap seluruh aparatur kampung bahwa harus netral dalam pilkada.
”Kemudian terkait pemecatan RT, Akibat nya aparatur yang tidak netral dalam pelaksanaan Pilkada,”katanya.
Inspektur Kabupaten Way Kanan, Arie Anthony Memberikan apresiasi kepada masyarakat Kampung Negara Harja Kecamatan Pakuanratu yang telah menyampaikan laporan langsung secara tertulis yang terjadi di Kampung Negara Harja.
Arie Anthony mengatakan pihaknya akan segera melakukan pemanggilan yang kepala kampung bersangkutan untuk dilakukan pemeriksaan atas laporan yang disampaikan oleh masyarakat.
“Saya sampaikan apresiasi pada masyarkat Kampung Negara Harja yang telah menyampaikan laporan secara tertulis dan akan kita proses sesuai aturan,”kata Arie Anthony.
(Erwan ependi.)









