Sangihe, 28 Mei 2026 — Pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di wilayah kerja PLN UP3 Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dikeluhkan warga dan pelaku usaha karena dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari serta kegiatan ekonomi masyarakat.
Sejumlah masyarakat menyebut gangguan listrik terjadi di beberapa wilayah dalam beberapa waktu terakhir dan berdampak pada aktivitas rumah tangga maupun usaha kecil.
Wasty Kamurahan dari LSM LIN mengatakan pasokan listrik yang stabil sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan usaha.
“Kalau listrik stabil, tentu aktivitas masyarakat dan usaha bisa berjalan lebih baik,” ujar Wasty, Kamis (28/05/2026).
Hal senada disampaikan Darwis Sasela dari LSM LPPN-RI yang berharap adanya langkah penanganan terhadap gangguan listrik yang terjadi di wilayah tersebut.
Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat dan mendukung aktivitas pembangunan daerah.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dimas Adhi Prabowo, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang sering terjadi disebabkan gangguan jaringan akibat pohon tumbang yang mengenai dan memutus kabel aliran listrik.

Ia mengatakan kondisi cuaca dan faktor lingkungan di beberapa wilayah menjadi salah satu penyebab terganggunya jaringan listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
PLN UP3 Tahuna, lanjutnya, terus melakukan penanganan dan perbaikan jaringan guna meminimalisasi terjadinya gangguan listrik.
Masyarakat berharap pasokan listrik di wilayah Kepulauan Sangihe dapat kembali stabil sehingga aktivitas warga dan pelaku usaha dapat berjalan normal.
Penulis : Maekel Towira
Editor : Tikampost










