Diduga Lemahnya Pengawasan, Kinerja Birokrasi Pendidikan di Kecamatan Lemong Jadi Sorotan

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi suasana rapat jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Sejumlah pihak meminta instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap kinerja ASN di lingkungan pendidikan menyusul adanya dugaan permasalahan tata kelola sekolah, penyaluran PIP, dan penggunaan Dana BOS di Kecamatan Lemong. (Dok/Tikampost.id)

Ilustrasi suasana rapat jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat. Sejumlah pihak meminta instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap kinerja ASN di lingkungan pendidikan menyusul adanya dugaan permasalahan tata kelola sekolah, penyaluran PIP, dan penggunaan Dana BOS di Kecamatan Lemong. (Dok/Tikampost.id)

Pesisir Barat, Tikampost.id – Sistem pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga pendidik di Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi sorotan sejumlah pihak. Hal tersebut menyusul temuan beberapa awak media di lapangan terkait kondisi administrasi dan tata kelola di dua sekolah dasar negeri di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran, awak media menemukan bahwa Kepala SD Negeri 113 Krui yang berlokasi di Pedukuhan Bumi Rahayu juga diketahui menjabat sebagai Kepala SD Negeri 110 Krui yang berada di Dusun Binjai, Pekon Pagar Dalam, Kecamatan Lemong.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme penunjukan kepala sekolah serta efektivitas pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di kedua sekolah tersebut.

Selain itu, sejumlah sumber menyampaikan adanya dugaan permasalahan dalam pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP) dan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dugaan tersebut menjadi perhatian awak media setelah menerima berbagai informasi dari pihak sekolah maupun wali murid.

Baca Juga :  Rumbia Aceh Barat: Dari Buah Melimpah ke Sumber Ekonomi Alternatif

Menurut keterangan yang dihimpun dari beberapa wali murid, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperuntukkan bagi puluhan siswa di SD Negeri 113 Krui diduga belum diterima sebagaimana mestinya oleh para penerima manfaat. Informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak sekolah maupun instansi terkait.

Saat dikonfirmasi, kepala sekolah yang bersangkutan disebut memberikan keterangan yang dinilai belum menjawab secara rinci berbagai pertanyaan yang diajukan awak media terkait pengelolaan bantuan pendidikan tersebut.

Sementara itu, di SD Negeri 110 Krui, sejumlah sumber juga mengungkapkan adanya dugaan menurunnya tingkat kedisiplinan di lingkungan sekolah. Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, tingkat kehadiran guru pada beberapa hari kegiatan belajar mengajar dinilai tidak maksimal.

Selain itu, terdapat pula pertanyaan dari sejumlah pihak mengenai penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2025 yang dinilai belum transparan. Beberapa guru yang enggan disebutkan identitasnya mengaku tidak mengetahui secara rinci alokasi penggunaan dana tersebut.

Baca Juga :  LSM GMBI DPD WAYKANAN WILTER LAMPUNG TELAH RESMI MENDAFTAR KEKANTOR KASBANGPOL KABUPATEN WAYKANAN

Tidak hanya itu, awak media juga menerima informasi dari salah seorang guru yang menyebut adanya arahan agar para guru tidak memberikan keterangan kepada wartawan apabila terdapat kunjungan media ke sekolah. Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Atas berbagai temuan tersebut, awak media meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat serta instansi terkait untuk melakukan evaluasi dan pemeriksaan guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat.

Pemberitaan ini disampaikan sebagai bentuk kontrol sosial dan keterbukaan informasi publik. Tikampost.id tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini guna menjaga prinsip keberimbangan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Penulis : Eni Sopia

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Kondisi Jalan Simpang Neki–Simpang Asam Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Warga Bandar Sari Keluhkan Dugaan Penghimpunan Dana, Harapkan Kejelasan Pengembalian Dana
Diduga Lemahnya Pengawasan, Kinerja Pendidikan di Kecamatan Lemong Jadi Sorotan
Diduga Langgar Aturan, Sekolah Tahan Ijazah Siswa di Way Kanan, Orang Tua Minta Pemerintah Turun Tangan
Komandan Denpom II/3 Lampung Kunjungi Subdenpom Persiapan Way Kanan, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Anggota
TPP Guru di Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2026 Belum Dibayarkan, Jadi Sorotan
Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter
TK Darma Wanita Umpu Kencana Gelar Pisah Sambut, Komite dan Yayasan Tegaskan Komitmen Majukan PAUD

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:46 WIB

Kondisi Jalan Simpang Neki–Simpang Asam Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:45 WIB

Diduga Lemahnya Pengawasan, Kinerja Birokrasi Pendidikan di Kecamatan Lemong Jadi Sorotan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Warga Bandar Sari Keluhkan Dugaan Penghimpunan Dana, Harapkan Kejelasan Pengembalian Dana

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:57 WIB

Diduga Lemahnya Pengawasan, Kinerja Pendidikan di Kecamatan Lemong Jadi Sorotan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:50 WIB

Diduga Langgar Aturan, Sekolah Tahan Ijazah Siswa di Way Kanan, Orang Tua Minta Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru