GUBERNUR LAMPUNG RAHMAT MIRZANI DJAUSAL BERSAMA WALI KOTA BANDAR LAMPUNG EVA DWIANA MENINJAU KONDISI WARGA PASCA BANJIR DI KELURAHAN KALIBALAU KENCANA, KECAMATAN KEDAMAIAN, PADA SABTU (1/3).

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, Tikampost.id

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau dampak banjir serta merumuskan langkah-langkah Bandar Lampun injau Banjir, Bahas penanganan dan pencegahan ang bencana serupa di masa mendatang.

 

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa banjir di Bandar Lampung tidak hanya disebabkan oleh faktor internal kota, tetapi juga akibat tingginya debit air dari luar kota.

 

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kota dan kabupaten di sekitar Bandar Lampung.

“Ternyata banjir yang terjadi di Gubernur dan Wali Kota Bandar Bandar Lampung tidak bisa, Bahas disalahkan hanya pada Kota Bandar Lampung sendiri, karena banyak debit air yang berasal dari luar kota. Jadi, harus ada koordinasi yang baik antara pemerintah kota

Baca Juga :  UIN Imam Bonjol Padang pamit kepada warga Nagari Tiumang kecamatan Tiumang setelah berakhirnya program KKN.

 

Kalau kita lihat, memang daerah resapan air masih kurang. Ke depan, kami akan membentuk daerah resapan dan melakukan pembuatan biopori setelah melalui tahap konsolidasi,” tambahnya.

 

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menambahkan bahwa pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak banjir, termasuk Bandar lampung Banjir, Bahas baik di sembako dan perbaikan rumah Solusi Jangka Panjang beberapa titik terdampak.

“Kami sudah banyak memberikan bantuan, termasuk sembako dan bantuan lainnya, Saya juga sudah berkeliling melihat kondisi warga, dan rumah roboh di TKB juga sudah mulai kami bangun kembali,” kata Eva Dwiana.

Baca Juga :  KETUA GRIB JAYA DAN WARTAWAN TIKAMPOST.ID BERKUNJUNG KE KANTOR CAMAT. NEGRI AGUNG

 

Sementara itu, seorang warga setempat Berinisial NN menyampaikan keluhannya kepada Gubernur mengenai kondisi jembatan yang lebih rendah dari jalan, sehingga Tinjau Banjir, Bahas menyebabkan tumpukan sampah dan memperparah banjir setiap kali hujan turun.

“Jembatan ini lebih rendah dari Jalan, jadi banyak sampah yang yang menyangkut dan menyebabkan banjir. Setiap kali hujan, kami kebanjiran, walaupun tidak besar, kata warga tersebut bahas banjir.

Hendrik Iskandar

Berita Terkait

HMP Jember Perkuat Organisasi, Siapkan Program Peternakan Kambing Berbasis Kecamatan
Kemacetan di SPBU Bumi Ratu Diduga Dipicu Antrean Pembelian BBM Bersubsidi
Memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keluarga Besar Adnan Gelar Acara Penuh Kebersamaan Di desa tamengan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMP Negeri 2 Pulau Petak Bersinar Tanamkan Keteladanan dan Akhlak Mulia
Semarak Maulid Nabi, Generasi Anak Rantau Madura Pererat Silaturahmi di Tangerang
Residivis Pengedar Narkotika Antarprovinsi Ditangkap di Dharmasraya, Enam Paket Sabu Diamankan
Semarak HUT ke-81 RI, Kepala Kampung Way Pisang Emon Trisilo Hadirkan Kuda Lumping Sanggar Turonggo
PKL di Jalan Raya BSD Barat Jadi Sorotan, Pedagang Mengaku Ketar-Ketir Berjualan di Pinggir Jalan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 10:45 WIB

HMP Jember Perkuat Organisasi, Siapkan Program Peternakan Kambing Berbasis Kecamatan

Minggu, 6 September 2026 - 10:35 WIB

Kemacetan di SPBU Bumi Ratu Diduga Dipicu Antrean Pembelian BBM Bersubsidi

Jumat, 4 September 2026 - 22:56 WIB

Memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keluarga Besar Adnan Gelar Acara Penuh Kebersamaan Di desa tamengan

Rabu, 2 September 2026 - 19:06 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMP Negeri 2 Pulau Petak Bersinar Tanamkan Keteladanan dan Akhlak Mulia

Selasa, 1 September 2026 - 16:33 WIB

Semarak Maulid Nabi, Generasi Anak Rantau Madura Pererat Silaturahmi di Tangerang

Berita Terbaru