Jembatan Kali Kapuk Tak Mampu Tampung Motor, Keselamatan Pejalan Kaki Terancam

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TikamPost.id — Jembatan kecil yang melintasi Kali Kapuk di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, dikeluhkan warga lantaran dinilai tidak lagi mampu menampung tingginya volume sepeda motor. Kondisi tersebut kerap memicu kemacetan, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Kepadatan di jembatan tersebut berdampak langsung pada arus lalu lintas di Jalan Tanggul Timur dan Tanggul Barat Kapuk. Selain menyebabkan antrean panjang kendaraan roda dua, situasi ini juga dinilai membahayakan keselamatan pejalan kaki yang hendak melintas.

Pantauan TikamPost.id di lokasi menunjukkan sepeda motor saling berebut ruang saat melintasi jembatan. Sementara itu, pejalan kaki tampak kesulitan menyeberang karena badan jembatan dipenuhi kendaraan, tanpa adanya jalur khusus.

Baca Juga :  Ngabuburit Spectaxcular, KPP Pratama Jakarta Kalideres Ajak Wajib Pajak Lapor SPT Lewat Coretax

Salah seorang pejalan kaki, Warsito, mengaku kerap terserempet kendaraan saat melintas di jembatan tersebut. Menurutnya, sempitnya jembatan memaksa pejalan kaki bercampur dengan arus sepeda motor.

“Jalannya ketutup motor semua, bagaimana mau lewat. Mau tidak mau kita ikut antre bareng motor, kadang sampai kesenggol setang,” ujar Warsito saat ditemui di lokasi, (19/12/2025).

Keluhan serupa disampaikan Lina, seorang pekerja pabrik di kawasan Kapuk. Ia mengatakan kemacetan di jembatan itu terjadi hampir setiap hari dan sudah menjadi bagian dari aktivitas rutinnya.

Baca Juga :  Ratusan Warga RW 10 Kapuk Semarakkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H

“Hampir tiap hari berangkat kerja macet, pulang kerja juga macet. Jembatannya kecil, motornya banyak sekali,” kata Lina.

Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut, baik melalui pelebaran jembatan maupun penataan arus lalu lintas agar lebih tertib dan aman.

“Harapannya jembatannya diperbesar, supaya motor tidak antre panjang dan pejalan kaki juga aman. Kasihan kalau ibu-ibu yang lewat,” ujar Lina.

Penulis : Ridwan Sulaiman

Editor : redaksi tikamPost

Berita Terkait

Kemacetan di SPBU Bumi Ratu Diduga Dipicu Antrean Pembelian BBM Bersubsidi
LARANGAN PENGGUNAAN ATRIBUT DAN IDENTITAS MEDIA BAGI MANTAN ANGGOTA YANG SUDAH DIBERHENTIKAN
Khidmat dan Meriah, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Peringati HUT RI ke-81, 388 Warga Binaan Lapas Way Kanan Terima Remisi; 9 Langsung Bebas
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kapuas Barat Berlangsung Khidmat dan Lancar
Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Jember Meriah, Puluhan Ribu Guru, Orang Tua dan Murid Padati Alun-Alun
Trotoar Bintaro Jaya Ramai Dibicarakan, Pengguna Stroller Soroti Pembatas Jalan
Tamu Keluhkan Kondisi Marson Interkota Residence, Minta Pengelola dan Instansi Terkait Lakukan Evaluasi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 10:35 WIB

Kemacetan di SPBU Bumi Ratu Diduga Dipicu Antrean Pembelian BBM Bersubsidi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:30 WIB

LARANGAN PENGGUNAAN ATRIBUT DAN IDENTITAS MEDIA BAGI MANTAN ANGGOTA YANG SUDAH DIBERHENTIKAN

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Khidmat dan Meriah, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Peringati HUT RI ke-81, 388 Warga Binaan Lapas Way Kanan Terima Remisi; 9 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kapuas Barat Berlangsung Khidmat dan Lancar

Berita Terbaru