Kuala Kapuas tikampost.id,
Sebagai wujud nyata hadirnya pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan sesuai dengan pembukaan UUD 1945 alinea ke 4, maka pemerintah pusat telah menunjuk atau memilih SMP Negeri 2 Tamban Catur Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah sebagai satu-satunya sekolah yang sudah berhasil melaksanakan kegiatan jurnal 7 Kebiasaan Anak Hebat.
Sejak memasuki tahun ajaran baru 2025/2026, dalam rangka upaya mewujudkan peserta didik yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat maka Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi mendorong satuan pendidikan untuk mengembangkan penguatan profil pelajar Pancasila melalui pembiasaan nilai-nilai positif sejak dini.

Program ini bertujuan untuk membangun karakter anak melalui kebiasaan-kebiasaan harian yang sederhana, namun berdampak besar dalam jangka panjang.
Kebiasaan ini harus dilatih secara konsisten sejak dini dan secara terus- menerus agar tertanam dalam kehidupan anak, baik itu di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Selain itu tujuan buku jurnal ini disusun untuk membantu siswa mencatat, merefleksikan, dan membiasakan diri melakukan 7 kebiasaan positif setiap hari, dan selain itu juga jurnal ini dijadikan media alat komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam memantau karakter siswa secara menyeluruh.

Di dalam buku jurnal terdapat berbagai item yang sangat penting dan harus diketahui yaitu, berupa pertanyaan reflektif harian untuk tujuh kebiasaan utama, yang dijawab oleh siswa dalam bentuk uraian kegiatan, tabel mingguan yang mencakup hari Senin sampai Sabtu.
Kemudian kolom khusus untuk catatan kontrol dari orang tua setiap Minggu, dan juga kolom umpan balik dari guru, serta rubrik penilaian reflektif sebagai acuan untuk menilai kualitas isian berdasarkan kedalaman pemahaman dan kejujuran jawaban.
Sementara itu manfaat dari ke 7 Kebiasaan Anak Hebat tersebut adalah menambah nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian.
Meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya menjaga rutinitas harian yang sehat.
Mendorong anak untuk berpikir reflektif dan menyadari perubahan dalam dirinya.
Memberi kesempatan kepada orang tua, untuk terlibat aktif dalam perkembangan karakter anak.
Menjadi alat bantu sekolah dalam menilai dan membina kebiasaan positif siswa secara berkesinambungan.
Menurut Kepala SMP Negeri 2 Tamban Catur Anna Yolanda,.MP.d,.
Ketika ditanya awak media 04/00/25.
Dia memaparkan bahwa kami selaku pihak sekolah selalu mengajak Bapak/Ibu atau orang tua wali murid untuk selalu bersama-sama kita mendampingi anak-anak dalam pembentukan karakter anak didik yang hebat cerdas terampil dan inovatif.
Di sini diminta keterlibatan aktif orang tua sangat berperan penting dalam mendukung keberhasilan program ini.
Saya selalu berharap kedepannya dengan adanya buku jurnal 7 kebiasaan anak hebat dapat menjadi sarana yang efektif dalam menumbuhkan anak-anak hebat, yang berkarakter kuat, berdaya saing tinggi dan memiliki semangat untuk terus berkembang secara maksimal.
Adapun kendala yang kami hadapi dalam mensukseskan program ini adalah keterbatasan dana, sarana dan prasarana yang ada di sekolah kami seperti kondisi gedung mulai dari plapon yang terbuat dari kayu triplek ada yang lepas dan terkelupas akibat sudah uzur termakan usia.
Kemudian atap bangunan sudah ada yang rusak sehingga bila air hujan turun ruangan jadi basah sehingga aktifitas belajar mengajar kurang maksimal.
Untuk halaman sekolah kami, baik yang di luar maupun di dalam dekat ruangan guru dan kelas hanya tanah persawahan tidak pernah ditimbun dengan tanah keras atau batu kerikil yang sifatnya permanen apa lagi dicor beton padahal sudah di usul oleh kepala sekolah yang dulu, tapi tidak pernah direalisasikan oleh pemerintah daerah sampai sekarang ucapnya.
Masih menurut Anna ada 8 unit WC kemaren cuma 2 unit yang bisa berfungsi, itupun kami gotong royong dengan swadaya sendiri memperbaikinya.
Komputer crome book cuma tinggal 4 unit yang bisa dipakai, sedangkan yang lainnya sudah rusak semua ucapnya.
Walaupun baru beberapa bulan saya diangkat menjadi kepala sekolah definitif di SMP Negeri 2 Tamban Catur, saya merasa optimis bahwa pemerintah daerah Kabupaten Kapuas harus turun tangan dan hadir, demi suksesnya buku jurnal 7 kebiasaan anak hebat tersebut, kami selaku pihak sekolah dan komite mohon dukungan bantuan dana, sarana, dan prasana kepada pemerintah daerah kabupaten kapuas agar kegiatan kami tetap berjalan lancar tutupnya.
Ditempat terpisah kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas melalui kepala bidang SMP Frans julian,. SE,. sangat mendukung program ini, dia meminta kepada pihak sekolah yang bersangkutan agar segera mengajukan proposal ke Dinas sesuai dengan data dapodiknya, apa saja yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi sekolah yang sekarang ucapnya.
Tetapi menurut dia jangan sampai didalam data dapodik itu, saat mengajukan usul di dalam proposal data laporan sekolah kondisinya baik-baik saja, dan itu bakalan tidak akan dapat bantuan karena sekolah itu dianggap mampu ucap Frans julian usai dibincangi media 04/08/25.
Moh sariansyah









