Masyarakat Sangihe Pertanyakan Peran Bea Cukai dalam Kasus Rokok Ilegal

- Jurnalis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tikampost.id,Tahuna – Penangkapan kapal asing bermuatan rokok ilegal di perairan Sangihe kembali menuai sorotan publik. Kapal tersebut sebelumnya diamankan Kapal Pengawas (KP) Hiu 15 di bawah kendali Stasiun PSDKP Tahuna pada Sabtu (9/8/2025).

Berdasarkan informasi yang diperoleh tikampost, kapal asing itu membawa sekitar 825 karton rokok merek Fort tanpa pita cukai resmi. Barang bukti awalnya diamankan di Kantor Bea Cukai Tahuna untuk diproses lebih lanjut. Namun belakangan muncul dugaan sebagian muatan dilepas dan dikembalikan ke Stasiun PSDKP oleh pihak Bea Cukai. Dugaan ini menimbulkan pertanyaan serius di kalangan masyarakat terkait komitmen penegakan hukum.

Baca Juga :  *MENIPU TIDAK BAYAR 17.292 KG JENGKOL, PRIA ASAL JAWA TIMUR DIRINGKUS POLSEK BLAMBANGAN UMPU*

Di sisi lain, KP Hiu 15 di bawah kendali PSDKP Tahuna disebut telah berupaya menjaga kedaulatan laut NKRI. Namun, dugaan pelepasan barang bukti membuat publik meragukan keseriusan aparat dalam memberantas perdagangan ilegal di wilayah perbatasan.

Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Sangihe, Frangky Judi Lumiu Supit, SH, mengecam keras tindakan PSDKP yang disebut-sebut kembali melepaskan kapal motor bermuatan rokok dengan alasan tidak terpenuhinya unsur pidana.

“Unsur pidana dari mana yang tidak terpenuhi? Rokok tanpa cukai jelas barang ilegal. Jika penanganannya tidak transparan, ini mengindikasikan pelanggaran hukum serius,” tegas Frangky.

Baca Juga :  *KABID HUMAS POLDA LAMPUNG KUNJUNGAN KE SEJUMLAH KANTOR MEDIA*

Kasus ini juga menyoroti lemahnya koordinasi antarinstansi, khususnya antara PSDKP dan Bea Cukai, yang seharusnya berjalan seiring dalam menjaga kedaulatan perairan serta memberantas perdagangan barang ilegal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai Tahuna belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelepasan rokok ilegal tersebut. Masyarakat Sangihe kini menunggu sikap tegas pemerintah pusat untuk menindaklanjuti dugaan kelalaian yang terjadi di lapangan. Jika tidak, kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di daerah perbatasan dikhawatirkan akan semakin merosot.

(Mike Towira)

Berita Terkait

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga
DPD Partai Golkar Pesibar Tebar Kepedulian Lewat Kurban, Sembelih Satu Ekor Sapi untuk Kader dan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:49 WIB

KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:38 WIB

Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian

Berita Terbaru