Pelaksanaan MBG di SPPG Petuk Liti Dorong Pemberdayaan Ekonomi Warga

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga setempat dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan, khususnya sebagai tenaga jasa angkut sampah dan limbah dari aktivitas dapur MBG

Warga setempat dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan, khususnya sebagai tenaga jasa angkut sampah dan limbah dari aktivitas dapur MBG

PULANG PISAU, Tikampost.id – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Petuk Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi warga sekitar. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, (2/5/2026) turut melibatkan masyarakat dalam mendukung operasional dapur program.

Warga setempat dilibatkan dalam pengelolaan kebersihan, khususnya sebagai tenaga jasa angkut sampah dan limbah dari aktivitas dapur MBG. Keterlibatan ini menjadi solusi ganda, yakni menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus membuka peluang penghasilan tambahan bagi masyarakat.

Baca Juga :  *BAKU TEMBAK POLISI DAN PELAKU CURANMOR DI BANDAR LAMPUNG, SATU PELAKU BERHASIL DIAMANKAN*

Partisipasi warga dalam program ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial pemerintah dapat berjalan seiring dengan upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Selain menjamin kelancaran distribusi makanan bergizi, pengelolaan limbah yang tertib juga menjadi bagian penting dalam menjaga standar kesehatan lingkungan.

Pengelola SPPG Petuk Liti menegaskan bahwa sinergi dengan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan program yang berkelanjutan. Dengan melibatkan warga dalam berbagai aspek pendukung, manfaat program dapat dirasakan lebih luas dan merata.

Baca Juga :  Banjir Rendam Permukiman di Kapuk Sawah, hingga Sepinggang Orang Dewasa

Tak hanya berdampak pada sisi ekonomi, keterlibatan masyarakat juga meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan dan sanitasi lingkungan. Hal ini sejalan dengan tujuan utama MBG yang tidak hanya menitikberatkan pada pemenuhan gizi, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Ke depan, kolaborasi antara SPPG dan masyarakat diharapkan terus berkembang sehingga program MBG dapat menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan di wilayah Kahayan Tengah.

(Romi)

Berita Terkait

Musyawarah Mahasiswa BEM UMJ Berakhir Ricuh, Dugaan Pengelolaan Dana Rp144 Juta Jadi Sorotan
Tiga Pria Diciduk Saat Warga Salat Jumat, Polisi Sita Sabu hingga Timbangan Digital di Dharmasraya
Warga Handel Negara Desa Sei Pitung Minta Pemkab Kapuas Segera Perbaiki Delapan Jembatan
Wakil Pimpinan Tikampost Ucapkan Selamat, Reva Radisya Diterima di Unila Jurusan Hubungan Internasional
PLN Tegaskan Tiang Listrik Tidak Dapat Digunakan untuk Jaringan Internet Tanpa Izin
Pengawas Proyek Jalan Kasui–Air Ringkih Belum Berikan Keterangan, Warga Harapkan Transparansi Pelaksanaan Pekerjaan
Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Dharmasraya, Polisi Sita Dua Paket Diduga Sabu dan Bukti Transfer
Tim DPD-HMP Jember Gelar Penjualan Sembako Murah, Sasar Wilayah Terpencil di Jawa Timur

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Musyawarah Mahasiswa BEM UMJ Berakhir Ricuh, Dugaan Pengelolaan Dana Rp144 Juta Jadi Sorotan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Warga Handel Negara Desa Sei Pitung Minta Pemkab Kapuas Segera Perbaiki Delapan Jembatan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:26 WIB

Wakil Pimpinan Tikampost Ucapkan Selamat, Reva Radisya Diterima di Unila Jurusan Hubungan Internasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:52 WIB

PLN Tegaskan Tiang Listrik Tidak Dapat Digunakan untuk Jaringan Internet Tanpa Izin

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:47 WIB

Pengawas Proyek Jalan Kasui–Air Ringkih Belum Berikan Keterangan, Warga Harapkan Transparansi Pelaksanaan Pekerjaan

Berita Terbaru