Polda Metro Jaya Minta Agar Segera Bertindak Tegas Praktik Mafia Solar BBM di SPBU Cendrawasih

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,TIKAM POST.

Praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kian marak di Jakarta Barat. Salah satu lokasi yang disinyalir menjadi pusat aktivitas ilegal ini adalah SPBU Cendrawasih, Cengkareng Barat, Jakarta Barat.

Wakil ketum LSM Pemantau Keadilan dan Negara ( PKN) , Marta Grace simanjuntak,SH., mengatakan bahwa aktifitas sejumlah kendaraan yang kerap mengantri di SPBU tersebut diduga kuat telah dimodifikasi untuk menampung solar subsidi dalam jumlah besar.

“Dari pengakuan sopir, mereka mendapat perintah dari Bosnya yang berinisial CN,” ujar Jay, Sabtu (14/6/2025).

Baca Juga :  Banjir Kembali Rendam Permukiman Kapuk, Jakarta Barat Usai Hujan Deras

Praktik penyelewengan BBM bersubsidi ini kerap melibatkan oknum operator SPBU.

“Para penimbun atau mafia solar bisa mendapatkan BBM dengan harga yang jauh dari standar Pertamina. Diduga ada kerja sama dengan petugas SPBU,” ungkapnya.

Modus operandi yang digunakan para mafia adalah dengan memodifikasi tangki kendaraan agar dapat menampung solar dalam jumlah besar, lalu menjual kembali ke industri dengan harga lebih tinggi.

“Mobil box warna kuning setelah tangki terisi penuh selanjutnya mobil box yang lain antri satu persatu dengan bos yang sama. Aktifitas pengisian BBM bersubsidi ini sampai jam 3 pagi,” ucapnya.

Baca Juga :  Diduga Wartawan Diintimidasi Polisi Usai Viral Video, Dilaporkan Kasus Pencemaran Nama Baik

Ia menambahkan, “Praktik ini tidak hanya merugikan negara secara ekonomi, tetapi juga sangat meresahkan masyarakat yang kesulitan memperoleh BBM subsidi secara adil,” katanya.

Untuk itu ia mendesak agar aparat penegak hukum, khususnya Polda Metro Jaya, segera turun tangan menindak tegas para pelaku mafia solar dan oknum SPBU yang terlibat.

“Kami minta agar Kapolda segera bertindak. Ini bukan lagi rahasia umum. Mafia solar harus ditangkap dan diadili,” tandasnya.

(TIM).

Berita Terkait

PT Silent Cicada Tech Sampaikan Klarifikasi Terkait Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah B3
Sengketa Lahan 240 Hektare di Way Kanan Bergulir di Pengadilan, PT PSMI Tanggapi Gugatan Rp6 Miliar
Portal Penutup Dibongkar, Aktivitas Urugan di Petukangan Selatan Kembali Berjalan, Warga Khawatir Banjir
Grebek Dua Lokasi Diduga Kampung Narkoba, Polres Pesisir Barat Amankan Dua Pria dan Sita 67,64 Gram Ganja
Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.
DPO Kasus Narkoba Ditangkap di Dharmasraya, Sempat Kejar-kejaran dan Diduga Buang Sabu ke Sungai
Urugan Lahan di Perbatasan Jaksel–Tangerang Disorot, Warga Khawatir Ancaman Banjir
Emas Sekitar 300 Gram dan Sertifikat Rumah Dilaporkan Hilang, El Minta Polisi Usut Laporan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:57 WIB

PT Silent Cicada Tech Sampaikan Klarifikasi Terkait Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah B3

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Sengketa Lahan 240 Hektare di Way Kanan Bergulir di Pengadilan, PT PSMI Tanggapi Gugatan Rp6 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Portal Penutup Dibongkar, Aktivitas Urugan di Petukangan Selatan Kembali Berjalan, Warga Khawatir Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Grebek Dua Lokasi Diduga Kampung Narkoba, Polres Pesisir Barat Amankan Dua Pria dan Sita 67,64 Gram Ganja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.

Berita Terbaru