JAKARTA,Tikampost.id – Satpol PP bersama jajaran kelurahan kapuk menggelar sosialisasi bahaya bullying di halaman SDN 01 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (11/8/2026).
Kasatpol PP Kelurahan Kapuk, Januari, yang diwakili Raspati mengatakan, kegiatan tersebut difokuskan pada upaya pencegahan bullying terhadap anak-anak di lingkungan sekolah.
“Anak-anak harus saling menghormati, menjaga pertemanan yang baik, dan tidak melakukan tindakan bullying dalam bentuk apa pun. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar,” ujarnya dikutip globalfaktual (11/8/2026).
Ia menegaskan, pencegahan bullying bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Dukungan orang tua dan lingkungan sekitar juga diperlukan agar anak-anak dapat tumbuh dalam suasana yang positif.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Kelurahan Kapuk, Moh Khabib Khariri, mengajak para siswa membiasakan perilaku disiplin, sopan santun, serta menghormati guru dan orang tua.
Menurutnya, karakter positif perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda dapat terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja.
“Kami berharap para siswa dapat menerapkan nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, dan berani melaporkan kepada guru apabila menemukan atau mengalami tindakan perundungan di lingkungan sekolah,” kata Khabib.
Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut, Kelurahan Kapuk bersama Satpol PP berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas bullying.
Lingkungan yang kondusif diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi.
Sementara itu, Kepala SDN 01 Kapuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kelurahan Kapuk, Satpol PP, serta seluruh pihak yang telah hadir memberikan sosialisasi kepada para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Sekel, Satpol PP, dan seluruh pihak yang telah hadir di sekolah kami untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada anak-anak. Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena memberikan edukasi yang bermanfaat bagi para siswa,” ujarnya.
Ia berharap materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga anak-anak dapat memahami pentingnya saling menghormati, menjauhi bullying, menjaga kedisiplinan, serta menjadi generasi yang berakhlak baik, berprestasi, dan membanggakan orang tua maupun sekolah,” tambahnya.











