Sejumlah Desa di Kapuas Keluhkan Gaji Tertunda Akibat Gangguan Server DPMD

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Kapuas, Tikampost.id — Sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, mengeluhkan keterlambatan pencairan gaji akibat gangguan server pada sistem di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Gangguan tersebut berdampak pada terhentinya berbagai layanan administrasi desa, termasuk proses pengajuan dan pelaporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dana desa.

Salah seorang kepala desa dari Kecamatan Pulau Petak yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa kendala ini telah berlangsung hampir satu bulan.

“Selama hampir satu bulan kami tidak bisa menyampaikan laporan SPJ realisasi Dana Desa tahap I tahun 2026. Aplikasinya tidak bisa diakses dan selalu mengalami error,” ujarnya, Rabu (09/07/2026).

Menurutnya, pihak desa telah melakukan konfirmasi ke DPMD Kabupaten Kapuas dan mendapatkan penjelasan bahwa server tengah mengalami kerusakan dan masih dalam proses perbaikan.

“Kami berharap pemerintah daerah segera memperbaiki server tersebut agar pelayanan desa kembali normal dan aktivitas pemerintahan desa tidak terganggu,” tambahnya.

Baca Juga :  Bimtek Peningkatan Kualitas Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal Digelar, 316 Peserta Ikuti Secara Luring dan Daring

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Kabupaten Kapuas, Drs. Fery Noah, M.Si melalui Sekretaris Dinas, M. Hapizi, membenarkan adanya gangguan pada server.

Namun, ia menjelaskan bahwa kerusakan tidak terjadi di DPMD, melainkan pada sistem yang berada di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kapuas.

“Server memang mengalami kerusakan, namun lokasinya bukan di DPMD, melainkan di Diskominfo karena pusat pengelolaan laporan berada di sana,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut kepada pimpinan dan pemerintah daerah. Ke depan, DPMD berencana mengadakan server sendiri guna meningkatkan pelayanan kepada pemerintah desa.

“Bayangkan jika desa tidak bisa melakukan pencairan selama berbulan-bulan, tentu berdampak pada operasional dan kesejahteraan aparatur desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap dengan adanya regulasi terbaru, penyaluran dana desa ke depan dapat langsung ditransfer ke rekening masing-masing desa untuk meminimalisir kendala teknis.

Baca Juga :  WALUBI DKI Jakarta Siapkan Pandita dan Dharmaduta Berkarakter untuk Menyebarkan Dharma dan Menjaga Kerukunan

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas, Harton U. Sawang, S.IP., M.M melalui teknisi Syahrin menjelaskan bahwa server saat ini sedang dalam proses perbaikan.

“Kerusakan terjadi karena faktor usia pemakaian. Server sudah kami kirim ke Banjarmasin, namun karena keterbatasan alat, akhirnya dikirim ke Jakarta untuk perbaikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Syahrin memastikan bahwa data desa tetap aman dan tidak mengalami kehilangan. Ia juga menyebutkan bahwa pencairan Dana Desa tahap I telah selesai dan saat ini desa dapat melakukan pengajuan tahap II secara offline melalui DPMD.

“Data desa sudah kami serahkan ke DPMD. Untuk sementara, penginputan dilakukan secara offline. Kami di Diskominfo hanya sebagai fasilitator, sementara kendala utama ada pada akses server yang sedang rusak,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa permasalahan ini juga telah dilaporkan kepada Sekretaris Daerah untuk ditindaklanjuti.

Penulis : Moh. Sariansyah

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Wabup Tangerang Intan Terima Warta Kota Award 2026, Alex Sibti: Prestasi yang Membanggakan
Kemacetan Parah di Jalan Ciledug Raya Akibat Proyek Pipa Air Bersih
DIDUGA OKNUM LAPAK KARET GUNAKAN SURAT REKOMENDASI PALSU, IZIN LINGKUNGAN DIPERTANYAKAN
Kejari Dharmasraya Pastikan Seluruh Pegawai Bebas Narkoba Lewat Tes Urine Massal
Saldo Dana Hilang, Pengguna Geram Layanan Bantuan dibuat Otomatis
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dharmasraya Gelar Bhakti Religi di Ponpes Pembangunan Pulau Punjung
Almamater Lima Soroti Selisih Data Luas Taman Potret, Desak TangCity dan Pemkot Beri Klarifikasi
Jalan di Kampung Bandar Sari Rusak Parah, Diduga Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Gunung

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:38 WIB

Sejumlah Desa di Kapuas Keluhkan Gaji Tertunda Akibat Gangguan Server DPMD

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:26 WIB

Wabup Tangerang Intan Terima Warta Kota Award 2026, Alex Sibti: Prestasi yang Membanggakan

Senin, 6 Juli 2026 - 11:21 WIB

Kemacetan Parah di Jalan Ciledug Raya Akibat Proyek Pipa Air Bersih

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:13 WIB

DIDUGA OKNUM LAPAK KARET GUNAKAN SURAT REKOMENDASI PALSU, IZIN LINGKUNGAN DIPERTANYAKAN

Senin, 29 Juni 2026 - 19:09 WIB

Kejari Dharmasraya Pastikan Seluruh Pegawai Bebas Narkoba Lewat Tes Urine Massal

Berita Terbaru