Warung Madura Mulai Beralih Jual Pertamax, Hindari Risiko Penjualan Pertalite Eceran

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN, Tikampost.id – Sejumlah warung Madura yang beroperasi 24 jam mulai beralih menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax. Sebelumnya, sebagian besar pengecer tersebut diketahui menjual Pertalite kepada masyarakat.

Fendi, salah seorang penjaga warung Madura, mengatakan peralihan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari persoalan hukum yang belakangan ramai diperbincangkan.

“Kalau sekarang lebih memilih menjual Pertamax. Cari aman saja. Memang masih ada beberapa warung atau pengecer yang menjual Pertalite, tetapi jumlahnya dibatasi,” ujar Fendi saat ditemui, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga :  Harga Karet Naik Signifikan, Aktivitas Ekonomi di Martapura OKU Timur Menggeliat

Menurutnya, maraknya informasi mengenai penindakan terhadap oknum penimbun maupun pelanggaran distribusi BBM bersubsidi membuat sebagian pengecer memilih beralih ke BBM non-subsidi.

“Daripada berurusan dengan pihak berwajib, banyak yang memilih menjual Pertamax,” tambahnya.

Sementara itu, petugas salah satu SPBU menjelaskan bahwa pembelian Pertalite menggunakan kendaraan tertentu masih diperbolehkan sesuai ketentuan yang berlaku, namun jumlahnya dibatasi.

Petugas tersebut juga menyebutkan bahwa pengisian Pertamax ke dalam jeriken berbahan kaleng atau besi umumnya diperbolehkan. Namun, kebijakan terkait penggunaan jeriken plastik dapat berbeda-beda di setiap SPBU.

Baca Juga :  Terpilih Aklamasi Bagus Budi Antoro Mpd. Pimpin Dpd Apkasindo Sijunjung Periode 2025 - 2030.

“Ada SPBU yang mengizinkan menggunakan jeriken plastik, tetapi ada juga yang menerapkan aturan berbeda sesuai kebijakan masing-masing,” jelasnya.

Perbedaan kebijakan tersebut membuat para pengecer memilih menyesuaikan jenis BBM yang dijual agar tetap dapat memenuhi kebutuhan konsumen tanpa melanggar aturan yang berlaku.

Penulis : ANANG FEBRIYANSYAH

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Hasil Pembangunan Kantor Lurah Pulau Kupang Tahun Anggaran 2025 Dipertanyakan Warga
Warga Minta Aparat Kampung Aktif Perbarui Data Bantuan agar Tepat Sasaran
Pasar Murah Dinas Ketahanan Pangan Way Kanan Disambut Antusias Warga Bandar Sari
Seluruh Koalisi Gabungan Kelompok Tani Hutan Gelar Pertemuan, Soroti Sengketa Lahan di OKU Timur
Harga Karet Naik Signifikan, Aktivitas Ekonomi di Martapura OKU Timur Menggeliat
Pelaksanaan MBG di SPPG Petuk Liti Dorong Pemberdayaan Ekonomi Warga
Operasi Pasar Pemkab Pulang Pisau: Upaya Redam Inflasi, Jaga Daya Beli Warga

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:23 WIB

Warung Madura Mulai Beralih Jual Pertamax, Hindari Risiko Penjualan Pertalite Eceran

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:38 WIB

Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:11 WIB

Hasil Pembangunan Kantor Lurah Pulau Kupang Tahun Anggaran 2025 Dipertanyakan Warga

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:52 WIB

Warga Minta Aparat Kampung Aktif Perbarui Data Bantuan agar Tepat Sasaran

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WIB

Pasar Murah Dinas Ketahanan Pangan Way Kanan Disambut Antusias Warga Bandar Sari

Berita Terbaru