Pembangunan Pagar SMPN 1 Hulu Sungkai Diduga Asal Jadi, Gunakan Pondasi Lama yang Rapuh

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, TikamPost.id — Pembangunan pagar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, diduga dikerjakan asal jadi. Dugaan tersebut muncul setelah diketahui bangunan pagar tersebut masih menggunakan pondasi lama yang kondisinya sudah banyak yang rapuh.

Saat awak media meninjau lokasi, terlihat beberapa bagian pagar tampak tidak kokoh. Ketika dikonfirmasi kepada salah satu pekerja di lapangan, ia mengakui bahwa pondasi lama memang tidak dibongkar.

> “Benar, Pak. Mana pondasi yang rapuh kami tambal dengan semen lagi. Yang retak juga kami tambal,” ujar salah satu tukang di lokasi pekerjaan.

Baca Juga :  KESEBELASAN VOLLY BALL PUTRA NAGARI SUNGAI DUO DIKALAHKAN OLEH KESEBELASAN PUTRA BKR 1.

Sementara itu, saat awak media hendak mengonfirmasi kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Hulu Sungkai, pihak guru menyebutkan bahwa kepala sekolah sedang tidak berada di tempat.

Proyek pembangunan pagar sekolah tersebut diketahui memiliki nilai anggaran sebesar Rp229.721.000 (dua ratus dua puluh sembilan juta tujuh ratus dua puluh satu ribu rupiah). Namun, bangunan pagar yang dibangun hanya sekitar 90 meter lebih, dengan tinggi sekitar 2 meter. Kondisi pondasi lama yang digunakan menimbulkan kekhawatiran pagar tidak akan bertahan lama.

Baca Juga :  Awali Tahun 2026, Bawaslu Dharmasraya Gelar Apel Perdana, Perkuat Komitmen dan Sinergitas

Salah satu warga sekitar juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kualitas bangunan tersebut.

> “Kemarin pagarnya miring, mau roboh. Makanya dibangun ulang, tapi kenapa masih pakai pondasi lama?” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Pembangunan pagar yang diduga tidak sesuai dengan standar ini menimbulkan dugaan adanya upaya meraup keuntungan lebih dari pelaksanaan proyek.

Masyarakat berharap instansi terkait, baik Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara maupun Aparat Penegak Hukum (APH), dapat turun langsung meninjau dan memeriksa proyek pembangunan pagar SMPN 1 Hulu Sungkai tersebut.

Penulis : Erwan Ependi

Editor : redaksi tikamPost

Berita Terkait

Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat
KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural
Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh
Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan
Polisi Ringkus 1 Pengedar dan 4 Pengguna Saat Pesta Sabu di Dharmasraya.
Polres Dharmasraya Terima Kunjungan Gaktibplin Bid Propam Polda Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:11 WIB

Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat

Kamis, 16 April 2026 - 13:37 WIB

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran

Senin, 13 April 2026 - 16:42 WIB

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 15:50 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Senin, 13 April 2026 - 05:57 WIB

Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh

Berita Terbaru