Dharmasraya — tikampost.id
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, secara resmi melantik dan mengambil sumpah lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari hasil pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang telah dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Dharmasraya, Senin (15/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, para asisten, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

Adapun lima pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya, yaitu Marten Yunus, S.Kom., M.Eng sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah; Alfiandri, S.Sos., MM sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan; H. Reno Lazuardi, S.Pd., M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Budparpora); Frinaldi, ST., M.Sc sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida); serta Zakirman, ST., MT sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Dalam arahannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani menegaskan bahwa pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tersebut bukan hanya sekadar pengisian jabatan struktural, melainkan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja serta hasil pembangunan. Ia menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi terbuka telah dilaksanakan secara objektif dan transparan untuk memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, rekam jejak, serta kapasitas manajerial yang sesuai dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah.

Secara khusus, Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan arahan dan penugasan kepada masing-masing pejabat yang baru dilantik. Kepada Kepala Badan Keuangan Daerah, Bupati meminta agar potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dioptimalkan secara maksimal. Optimalisasi PAD diharapkan tidak hanya bersumber dari pajak dan retribusi daerah, namun juga melalui penguatan serta pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat kemampuan fiskal daerah untuk mendukung pembiayaan pembangunan.
Kepada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Bupati Annisa berpesan agar meningkatkan upaya penguatan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), membuka akses pasar yang lebih luas, serta melakukan pendampingan secara berkelanjutan terhadap Koperasi Desa Merah Putih agar dapat tumbuh, berkembang, dan memiliki daya saing.
Selanjutnya, kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bupati Annisa menugaskan agar meningkatkan kualitas serta kemantapan jalan melalui perencanaan pembangunan infrastruktur yang matang dan berjangka panjang. Hal tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan daerah secara berkelanjutan, dengan target tingkat kemantapan jalan minimal mencapai 40 persen pada tahun mendatang.
Sementara itu, kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Bupati Annisa menekankan pentingnya ketersediaan dan keakuratan data sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan daerah. Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dalam proses pengolahan dan analisis data, sehingga kebijakan pembangunan yang dihasilkan benar-benar berbasis data serta lebih efisien dari sisi perencanaan dan pembiayaan.
Penulis : Hasannudin
Editor : redaksi tikamPost









