Truk Tambang Langgar Jam Operasional, Warga Keluhkan Kemacetan dan Keselamatan di Jalan Lingkar Selatan

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, Tikampost.id – Sejumlah truk tambang masih nekat melintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kota Cilegon, Banten, di luar jam operasional yang telah ditentukan. Kondisi ini menuai keluhan warga karena dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan, membahayakan keselamatan, serta memicu kemacetan.

Berdasarkan pantauan Tikampost.id di lokasi pada Senin (29/12/2025), sejumlah truk tambang bermuatan pasir terlihat melaju pelan di ruas Jalan Lingkar Selatan. Keberadaan kendaraan bertonase besar tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan menimbulkan antrean panjang.

Padahal, sesuai rambu larangan yang terpasang, truk tambang hanya diperbolehkan beroperasi pada pukul 05.00 hingga 22.00 WIB.

Baca Juga :  Dojang STC Sangihe Borong 15 Emas di Piala Gubernur Sulut 2025

“Sudah tiap hari truk tambang lewat bukan pada jamnya. Jalan jadi macet karena truk jalannya pelan, belum lagi debu dan jalanan becek. Ini rawan kecelakaan. Ada rambu larangan juga percuma,” ujar Akramudin, seorang pengendara sepeda motor yang ditemui di lokasi.

Akramudin menilai lemahnya pengawasan dan penindakan menjadi penyebab utama masih maraknya pelanggaran tersebut. Menurutnya, keberadaan aparat di lapangan belum memberikan efek jera bagi para sopir maupun pihak perusahaan tambang.

Baca Juga :  Polisi Amankan Terduga Pelaku Pencurian Rumah di Pulau Punjung

“Enggak ada tindakan tegas. Jangan cuma aturan saja tapi tidak ditegakkan. Padahal polisi dan Dishub ada posnya, tapi seolah dibiarkan saja kalau ada truk pasir lewat,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Provinsi Banten bersama instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan kepolisian, segera mengambil langkah tegas dengan melakukan penertiban serta memberikan sanksi kepada truk tambang yang melanggar aturan.

“Harus nunggu korban dulu baru ditindak? Kasihan masyarakat yang berangkat dan pulang kerja tiap hari merasa tidak aman. Jalan juga cepat rusak,” pungkas Akramudin.

Penulis : ridwan Sulaiman

Editor : redaksi Tikampost

Berita Terkait

Jelang Pemilihan Peratin, Polsek Pesisir Utara Lakukan Pengamanan Kampanye untuk Jaga Kondusivitas
Masjid Al Ikhwan Cijengir Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Hadirkan KH Nurfadhillah Yusuf dan KH Muammar ZA
PT Silent Cicada Tech Sampaikan Klarifikasi Terkait Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah B3
Unik! Tradisi Nazar di Pamekasan, Kuda Lumping Meriahkan Hajat Keluarga di Madura
Team Garangan Elite Gelar Roadshow Promo Besar-Besaran Erablue Jelang Grand Opening di Ciputat
Sengketa Lahan 240 Hektare di Way Kanan Bergulir di Pengadilan, PT PSMI Tanggapi Gugatan Rp6 Miliar
Portal Penutup Dibongkar, Aktivitas Urugan di Petukangan Selatan Kembali Berjalan, Warga Khawatir Banjir
Grebek Dua Lokasi Diduga Kampung Narkoba, Polres Pesisir Barat Amankan Dua Pria dan Sita 67,64 Gram Ganja

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Jelang Pemilihan Peratin, Polsek Pesisir Utara Lakukan Pengamanan Kampanye untuk Jaga Kondusivitas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Masjid Al Ikhwan Cijengir Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Hadirkan KH Nurfadhillah Yusuf dan KH Muammar ZA

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:57 WIB

PT Silent Cicada Tech Sampaikan Klarifikasi Terkait Dugaan Pelanggaran Pengelolaan Limbah B3

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Team Garangan Elite Gelar Roadshow Promo Besar-Besaran Erablue Jelang Grand Opening di Ciputat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Sengketa Lahan 240 Hektare di Way Kanan Bergulir di Pengadilan, PT PSMI Tanggapi Gugatan Rp6 Miliar

Berita Terbaru