TANGERANG,TIKAMPOST.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang melakukan pembersihan tumpukan sampah di bawah Jembatan Kali Dadap, Kecamatan Kosambi. Aksi tersebut dilakukan secara intensif sejak Selasa malam(30/12/2025) hingga Rabu pagi (31/12/2025).
Pembersihan dilakukan sebagai respons cepat atas keluhan warga terkait penumpukan sampah yang menimbulkan bau tidak sedap serta mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan warga sekitar. Sampah rumah tangga hingga material lainnya diangkut menggunakan alat berat dan sejumlah truk.
Pantauan di lokasi tampak petugas DLH bekerja tanpa henti menyisir area bawah jembatan dan aliran kali untuk memastikan tidak ada sampah yang tersisa. Pembersihan dengan menggunakan alat berat serta puluhan truk dikerahkan demi memulihkan kondisi lingkungan di kawasan tersebut.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Aliran Kali Dadap kini tampak lebih bersih dan bau menyengat yang sebelumnya kerap dikeluhkan masyarakat sudah tidak lagi tercium. Kawasan sekitar jembatan pun terlihat lebih nyaman.
Apresiasi datang dari warga yang sehari-hari melintas di Jembatan Kali Dadap. Mereka mengaku puas dengan langkah cepat dan keseriusan DLH Kabupaten Tangerang dalam menangani persoalan lingkungan.
“Cepat tanggap, keren. Dari semalam dibersihkan, pagi dilanjut lagi. Sekarang sudah bersih,” ujar Erwin, salah seorang warga,(31/12/2025).
Sementara,Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, S.Sos., M.T., menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk di Kali Dadap tidak seluruhnya berasal dari warga sekitar. Sebagian diduga terbawa dari wilayah hulu dan terdorong air rob hingga akhirnya mengendap di bawah jembatan.
“Dari hulu kemungkinan masih ada masyarakat yang membuang sampah ke kali. Saat air rob, sampah itu terdorong dan menumpuk di sini,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat Kabupaten Tangerang agar tidak lagi membuang sampah ke kali. Ujat juga meminta peran aktif perangkat wilayah, mulai dari RT dan RW, untuk mengedukasi warga dan saling mengingatkan.
“Sampah sebaiknya dikelola di tingkat RT dan RW, kemudian kami angkut. Daripada dibuang ke kali, lebih baik ditaruh di pinggir jalan agar bisa diangkut. Kalau sudah di kali, perlu alat berat untuk membersihkannya,” ujarnya.
Ujat menambahkan, DLH Kabupaten Tangerang telah berulang kali melakukan pembersihan di Kali Dadap. Namun, tumpukan sampah masih kerap kembali ditemukan.
“Kalau sudah begini, seharusnya kita saling mengingatkan. Jangan ada lagi yang berpikir buang sampah ke kali nanti juga diangkut. Itu tidak baik,” pungkasnya.
Penulis : RIDWAN SULAIMAN
Editor : Redaksi TikamPost.id









