Diduga Langgar Batas Waktu, Proyek Rehabilitasi Irigasi di Banjit Disorot

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan – Tikampost.id

Proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama yang bersumber dari Instruksi Presiden (Inpres) Tahap III melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, kini menjadi sorotan.

Pada Tahun Anggaran 2025, proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp46.989.752.820,58 dengan Nomor Kontrak HK.0201/OPLAH LPG-III/BBWS 2 D1/XI/2025, bersumber dari APBN SNVT PJPA. Pelaksana kegiatan adalah PT Brantas Abipraya (Persero) dengan tanggal kontrak 7 November 2025 dan waktu pelaksanaan 55 hari kalender.

Pekerjaan ini tersebar di 8 kabupaten dengan 33 daerah irigasi.

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Awak Media Tikampost.id bersama LSM TOPAN RI Way Kanan, di Kabupaten Way Kanan terdapat empat titik kegiatan yang tersebar di tiga kecamatan. Salah satu titik yang dipantau langsung berada di Kecamatan Banjit, tepatnya Kampung Rantau Jaya, pada Rabu, 14 Januari 2026.

Baca Juga :  Tim sukses Pramono Anung dan Rano Karno kecamatan kalideres Membahas merapikan program pelayan rakyat supaya lebih mudah

Di lokasi, tim mengonfirmasi langsung kepada salah seorang pengawas lapangan yang mengaku dari pihak kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya, berinisial HS. Dari hasil konfirmasi tersebut, diperoleh beberapa keterangan, antara lain:

  • Terkait pagu anggaran, HS tidak menjelaskan secara rinci. Ia hanya menyebutkan bahwa nilai kontrak dibagi berdasarkan jumlah titik pekerjaan.
  • Volume pekerjaan di lokasi tersebut disebut sepanjang 1.200 meter lari.
  • HS mengakui bahwa pekerjaan tidak sepenuhnya dilaksanakan langsung oleh pemegang kontrak, melainkan disubkontrakkan kepada pihak ketiga berinisial GB.
  • Upah tenaga kerja disebut sebesar Rp160.000 per meter, meliputi pemasangan batu, plester, dan lantai saluran.
  • Terkait keterlambatan pekerjaan, HS mengakui bahwa kegiatan telah melewati batas waktu pelaksanaan, yang seharusnya berakhir pada 7 Januari 2026. Ia menyampaikan sejumlah alasan yang dinilai tim tidak relevan.
  • Berdasarkan kondisi fisik di lapangan, pekerjaan masih membutuhkan waktu untuk mencapai 100 persen penyelesaian, bahkan tidak menutup kemungkinan dilakukan dengan sistem kejar tayang guna menghindari denda keterlambatan.
  • Ditemukan sejumlah retakan pada dinding jaringan, lantai saluran yang belum dikerjakan, serta banyak celah atau rongga pada dinding bantaran tanah yang belum diurug.
  • Minimnya tenaga kerja, keterlambatan pasokan material, serta kurangnya pengawasan dari pihak terkait turut menjadi catatan temuan di lapangan.
Baca Juga :  SAT LANTAS POLRES PESISIR BARAT LAKSANAKAN OLAH TKP KECELAKAAN TUNGGAL DI DUSUN KARUDANG

Atas hasil konfirmasi tersebut, Tim Awak Media Tikampost.id dan LSM TOPAN RI Way Kanan menilai adanya indikasi ketidakprofesionalan pelaksana kegiatan, yang dikhawatirkan akan berdampak langsung terhadap petani sebagai pengguna air dan penerima manfaat jaringan irigasi tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, tim belum berhasil mengonfirmasi pihak subkontraktor selaku pelaksana langsung pekerjaan di lapangan.

 

Penulis : SURMARTO/TIM

Editor : Tikampost.id

Berita Terkait

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter
*Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*
Patroli Gabungan Lintas Instansi Amankan Way Kanan, Karaoke Lestari Disasar Razia
Laporan Wartawan Disorot, Unggahan Hendri di Media Sosial Tuai Perhatian
Pasar Malam Taman Asri Tetap Beroperasi, Aktivis Soroti Dugaan Pengabaian SE Bupati
DPM-PTSP Way Kanan Tegaskan Tak Ada Izin Jual Miras untuk Karaoke Lestari dan Keza Wili
Perkuat Tata Kelola Transparan, Lapas Way Kanan Optimalkan Program Bebas Peredaran Uang melalui BRIZZI
Solidaritas Wartawan Way Kanan Laporkan Hendri ke Polres atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:04 WIB

*Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:23 WIB

Patroli Gabungan Lintas Instansi Amankan Way Kanan, Karaoke Lestari Disasar Razia

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:39 WIB

Pasar Malam Taman Asri Tetap Beroperasi, Aktivis Soroti Dugaan Pengabaian SE Bupati

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:47 WIB

DPM-PTSP Way Kanan Tegaskan Tak Ada Izin Jual Miras untuk Karaoke Lestari dan Keza Wili

Berita Terbaru