Usai Video Pak Ogah Viral di Exit Tol Rawa Buaya, Pemkot Jakbar Perketat Pengawasan

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,TIKAMPOST.id — Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meninjau langsung lokasi penutupan akses jalan oleh oknum pak ogah di exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (16/1/2026).

 

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai respons atas beredarnya video viral yang memperlihatkan penutupan akses jalan menggunakan rantai demi keuntungan pribadi.

 

Dalam keterangannya, Iin meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait keberadaan rantai dan water barrier di lokasi kejadian. Ia menegaskan, fasilitas tersebut merupakan aset milik Dishub Jakarta Barat.

Baca Juga :  Si Jago Merah Mengamuk di Ruko Sparepart Cengkareng, Penyebab Masih Diselidiki  

 

“Betul, memang itu kemarin ditutup oleh Sudishub,” ujar Iin.

 

Iin menambahkan, kewenangan buka-tutup akses exit tol tersebut sepenuhnya berada di bawah Dishub Jakarta Barat. Ke depan, penjagaan akan diperketat untuk mencegah penyalahgunaan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

 

“Nanti akan ditutup dengan rantai dan dengan kendaraan Dishub sehingga meminimalisir pak ogah kembali berada di lokasi ini,” kata Iin.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bahwa penutupan akses jalan tersebut selama ini dilakukan pada jam-jam tertentu. Menurut dia, biasanya penutupan berlangsung setiap pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Baca Juga :  Mayat di Sungai Kapuas Teridentifikasi, Diketahui Bernama Mohamad Sobri Asal Sumatera Selatan

 

“Namun, saat ini kami sedang mengevaluasi durasi penutupan agar lebih efektif,” ujar Syafrin saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (16/1/2026), seperti dikutip dari Antara.

 

Syafrin menambahkan, Dishub DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan Sudishub Jakarta Barat untuk menyesuaikan waktu penutupan akses jalan tersebut. “Kami akan mengubah jam penutupan menjadi pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB,” katanya.

Penulis : Ridwan Sulaiman

Editor : redaksi tikamPost

Berita Terkait

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran
Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural
Jalan Tanggul Timur Kapuk Ditutup Permanen oleh Ahli Waris, Tuntut Penyelesaian Status Lahan 45 Tahun Belum Dibayar
Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh
Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan
Polres Dharmasraya Terima Kunjungan Gaktibplin Bid Propam Polda Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:37 WIB

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran

Selasa, 14 April 2026 - 17:42 WIB

Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang

Senin, 13 April 2026 - 16:42 WIB

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 15:50 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Senin, 13 April 2026 - 05:57 WIB

Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh

Berita Terbaru