Pulang Pisau, TIKAMPOST.ID – Dalam semangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulang Pisau melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban berupa 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing sebagai bentuk kepedulian sosial, rasa syukur, serta upaya mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut berlangsung di lingkungan Kantor KSOP Pulang Pisau dengan melibatkan jajaran pegawai serta masyarakat sekitar. Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban langsung didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, tenaga kerja, serta warga di sekitar lingkungan kantor.
Kepala KSOP Pulang Pisau, Riswanto Basuki, S.SIT., M.M., M.Mar.E selaku Pembina (IV/a) menyampaikan bahwa kegiatan kurban bukan hanya menjadi bentuk ibadah tahunan, namun juga momentum untuk menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Kegiatan kurban ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus wujud kepedulian sosial KSOP Pulang Pisau kepada masyarakat. Kami berharap melalui momentum Hari Raya Idul Adha ini dapat mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Riswanto Basuki saat menyampaikan kepada awak media Tikampost.id.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun 2026 dapat dimaknai sebagai ibadah pengorbanan, ketaatan, dan kepedulian sosial. Menurutnya, kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS serta membagikan manfaat kepada sesama masyarakat yang membutuhkan.
“Secara syariat, penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada 10 Zulhijah hingga hari-hari tasyrik tanggal 13 Zulhijah. Hal tersebut mengajarkan kedisiplinan dalam menjalankan ibadah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Dalam makna spiritual, kurban mengajarkan nilai keikhlasan, yakni menempatkan perintah Allah SWT di atas kepentingan pribadi. Ia menegaskan bahwa yang paling utama bukanlah daging atau darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dan kesungguhan hati dalam menjalankan ibadah.

Sementara dari sisi sosial, pelaksanaan kurban di tahun 2026 dinilai sangat relevan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Pembagian daging kurban diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan Idul Adha secara merata, khususnya bagi masyarakat yang jarang menikmati protein hewani.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya nilai etika dalam pelaksanaan kurban. Hewan kurban harus diperlakukan dengan baik, disembelih sesuai tata cara yang benar, serta dipastikan memenuhi syarat syariat. Hal tersebut menjadi bentuk nyata bahwa nilai agama juga tercermin dalam cara manusia memperlakukan makhluk hidup.
Riswanto Basuki mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana evaluasi diri, memperkuat kepedulian sosial, serta meningkatkan semangat berbagi dan gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.

Suasana kebersamaan terlihat begitu hangat selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Para pegawai bersama masyarakat saling bahu-membahu dalam proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban, mencerminkan semangat solidaritas dan kekeluargaan yang kuat.
Masyarakat penerima daging kurban pun mengaku bersyukur dan mengapresiasi kepedulian KSOP Pulang Pisau yang secara konsisten hadir dan berbagi kebahagiaan dengan warga sekitar pada momentum Hari Raya Idul Adha.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, KSOP Pulang Pisau berharap hubungan harmonis antara instansi pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, serta membawa keberkahan bagi semua pihak.
Penulis : Tim/ Pulang Pisau
Editor : Tikampost










