WAY KANAN – Warga Kampung Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, menyampaikan permohonan resmi kepada pihak pengusaha tambang yang beroperasi di wilayah tersebut. Mereka meminta perusahaan secara rutin melakukan penyiraman jalan guna mengurangi debu tebal akibat aktivitas truk pengangkut bahan galian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan utama akses menuju kampung yang dilintasi kendaraan tambang kini dipenuhi debu. Setiap hari, ratusan dump truck melintas, menyebabkan debu beterbangan hingga ke permukiman warga. Debu tersebut menutupi rumah, tanaman pekarangan, hingga pakaian yang dijemur, terutama saat musim kemarau.
“Anak-anak sering batuk, mata merah dan perih. Kami harus membersihkan debu setiap hari, tapi tidak lama kemudian sudah kotor lagi. Pengusaha mencari keuntungan di sini, tapi kami yang menanggung dampaknya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (11/7/2026).
Warga berharap pihak perusahaan menyediakan truk tangki air untuk menyiram jalan secara berkala, khususnya pada jam sibuk, yakni pagi pukul 07.00–09.00 WIB dan sore pukul 16.00–18.00 WIB, saat aktivitas masyarakat meningkat. Selain mengurangi polusi debu, langkah tersebut juga diharapkan dapat menjaga kondisi jalan.
Kepala Kampung Bandar Sari, Tarwani, menegaskan bahwa warga tidak menolak keberadaan aktivitas tambang, namun menuntut tanggung jawab perusahaan terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.
“Kami tidak meminta hal yang berat, cukup menyiram jalan secara rutin. Itu kewajiban mereka demi kesehatan dan kenyamanan bersama. Sudah beberapa kali kami memberikan teguran, namun belum ada tindak lanjut,” ujarnya.
Tarwani juga meminta aparat penegak hukum (APH) dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk mengambil tindakan tegas terhadap pengusaha tambang. Ia menilai, kendaraan tambang seharusnya tidak melintas di jalan umum dan wajib memiliki jalur khusus operasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan tambang terkait permohonan warga tersebut. Masyarakat berharap ada respons cepat agar permasalahan debu yang mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari dapat segera teratasi.
Penulis : Hendri Darmawan
Editor : Tikampost










