Lampung Barat – Tikampost.id
Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Jurnalis Persada (DPC AJP) Lampung Barat menggelar kegiatan bertajuk “Pekon Tanggap Informasi” di Aula Pekon Batu Kebayan, Senin (13/07/2026). Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari sembilan pekon di wilayah Lampung Barat.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun sinergi antara aparatur pekon dan insan pers, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan pekon yang transparan dan akuntabel.
Dalam pemaparannya, pihak DPC AJP Lampung Barat menegaskan bahwa transparansi informasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kepercayaan publik serta mempromosikan potensi lokal daerah.

“Fokus utama kita adalah mewujudkan tata kelola pekon yang transparan, akuntabel, serta bersama-sama mempromosikan potensi lokal daerah,” disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Pada sesi edukasi, peserta mendapatkan pemahaman terkait sejumlah poin penting, di antaranya landasan hukum transparansi berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Regulasi tersebut menjadi dasar dalam menciptakan tata kelola pemerintahan pekon yang profesional dan bertanggung jawab.
Selain itu, aparatur pekon juga dibekali pemahaman mengenai klasifikasi informasi publik, meliputi informasi berkala, serta-merta, hingga informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam aspek sinergi dan etika, DPC AJP Lampung Barat menekankan pentingnya membangun kemitraan yang harmonis antara aparatur pekon dan jurnalis dengan berlandaskan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Aparatur pekon diimbau untuk bersikap terbuka, melakukan verifikasi identitas wartawan, serta memberikan informasi yang akurat dan berbasis data.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan workshop praktis bagi para peratin pekon, meliputi teknik dokumentasi kreatif serta penyusunan rilis berita menggunakan prinsip piramida terbalik. Hal ini bertujuan agar potensi daerah seperti kopi robusta dan sektor pariwisata Lampung Barat dapat lebih luas terekspos di media.
Melalui kegiatan ini, diharapkan aparatur pekon dapat bekerja secara profesional, nyaman, dan tanpa tekanan, serta terhindar dari potensi intimidasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Sinergi yang terbangun hari ini merupakan investasi penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mendorong kemajuan pekon,” tutup penyelenggara.
Penulis : Sumarto
Editor : Tikampost










