Diduga Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tanjung Harapan Salah Sasaran

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, TikamPost.id — Kamis, 13 November 2025.

Belum lama setelah pemberitaan terkait proyek rabat beton yang diduga asal jadi di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Hulu Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, kini awak media kembali menemukan dugaan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak tepat sasaran di desa tersebut.

 

Dugaan ini diperkuat oleh data dan keterangan sejumlah warga setempat.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa ada aparat desa yang justru menerima bantuan PKH, sementara warga yang seharusnya layak malah tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Baca Juga :  Rinny Tamuntuan Dan Mario Seliang Disambut Secara Adat Di Pelabuhan Nusantara Tahuna

 

 

“Ya, pak, benar. Ada kepala dusun yang dapat bantuan PKH. Bahkan ada warga yang seharusnya layak malah tidak dapat,” ujar salah satu warga kepada awak media TikamPost.

 

 

 

Keterangan serupa juga disampaikan oleh pendamping PKH Desa Tanjung Harapan, Joko, saat ditemui di kediamannya.

Ia membenarkan bahwa memang terdapat aparat desa yang menerima bantuan tersebut.

 

 

“Ya benar, pak. Ada kepala dusun yang menerima program PKH dan BPNT di Desa Tanjung Harapan,” ungkap Joko.

Baca Juga :  DPD Partai Golkar Pesibar Tebar Kepedulian Lewat Kurban, Sembelih Satu Ekor Sapi untuk Kader dan Masyarakat

 

 

 

Berdasarkan hasil penelusuran dan data yang dihimpun awak media, diketahui bahwa salah satu aparat desa berinisial WD mulai menerima BPNT sejak Juli 2024, sementara EA diketahui menerima BPNT dan PKH sejak April 2025.

Padahal, aparat desa sudah memperoleh penghasilan tetap (Siltap) dari anggaran APBDes.

 

Atas temuan tersebut, pihak media akan segera melaporkan hal ini kepada Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara agar segera dilakukan peninjauan dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis : Erwan Ependi

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter
*Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*
Patroli Gabungan Lintas Instansi Amankan Way Kanan, Karaoke Lestari Disasar Razia
Laporan Wartawan Disorot, Unggahan Hendri di Media Sosial Tuai Perhatian
Pasar Malam Taman Asri Tetap Beroperasi, Aktivis Soroti Dugaan Pengabaian SE Bupati
DPM-PTSP Way Kanan Tegaskan Tak Ada Izin Jual Miras untuk Karaoke Lestari dan Keza Wili
Perkuat Tata Kelola Transparan, Lapas Way Kanan Optimalkan Program Bebas Peredaran Uang melalui BRIZZI
Solidaritas Wartawan Way Kanan Laporkan Hendri ke Polres atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:04 WIB

*Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:23 WIB

Patroli Gabungan Lintas Instansi Amankan Way Kanan, Karaoke Lestari Disasar Razia

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:39 WIB

Pasar Malam Taman Asri Tetap Beroperasi, Aktivis Soroti Dugaan Pengabaian SE Bupati

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:47 WIB

DPM-PTSP Way Kanan Tegaskan Tak Ada Izin Jual Miras untuk Karaoke Lestari dan Keza Wili

Berita Terbaru