Harga Karet Naik Signifikan, Aktivitas Ekonomi di Martapura OKU Timur Menggeliat

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Martapura, OKU Timur — Jumat, 8 Mei 2026 — Kabar gembira menyelimuti para petani karet di Kabupaten OKU Timur dan sekitarnya. Memasuki awal Mei 2026, harga getah karet di tingkat petani mengalami kenaikan signifikan, mencapai kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram, seiring menguatnya harga karet di pasar global.
Kenaikan harga tersebut berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas jual beli karet di tingkat desa. Selain itu, aktivitas perbankan di wilayah Martapura, khususnya di unit dan kantor cabang pembantu, dilaporkan mulai ramai didatangi nasabah.
Mayoritas nasabah yang melakukan transaksi didominasi oleh petani karet, serta petani komoditas lain seperti gabah dan jagung.

Baca Juga :  *KETUA LSM GMBI LAMPUNG DESAK PENANGANAN KASUS KEMATIAN BRIGPOL EA DILAKUKAN SECARA TRANSPARAN DAN AKUNTABEL*


Salah seorang petani karet, Selamet (45), mengaku bersyukur atas kenaikan harga tersebut. Ia berharap kondisi ini dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Alhamdulillah, harga getah karet sudah mulai stabil. Dari sebelumnya sekitar Rp7.000, sekarang bisa tembus Rp15.000. Semoga ke depan benar-benar stabil,” ujarnya.
Dampak positif kenaikan harga karet juga dirasakan oleh sektor informal. Ega Fadilah (21), seorang tukang parkir di Jalan Sudirman, mengungkapkan bahwa pendapatannya ikut meningkat.
“Semenjak harga karet naik, pendapatan saya juga mulai stabil. Biasanya dapat Rp40 ribu saja susah, sekarang bisa sampai Rp50 ribu,” katanya.
Hal serupa disampaikan seorang petugas keamanan di salah satu bank milik negara yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan, peningkatan aktivitas nasabah mulai terlihat sejak harga karet mengalami kenaikan.
“Bank sekarang sudah mulai ramai lagi. Kenaikan harga karet ini cukup membantu meningkatkan pendapatan petani,” ujarnya.
Kenaikan harga karet ini diharapkan mampu mendorong perputaran roda ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Martapura dan sekitarnya.

Baca Juga :  Apel Pagi Polsek Koto Baru Dipimpin Kapolsek IPTU Alfurqan, S.H

Penulis : Hendri Darmawan

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Sei Lasar di Palingkau Baru Tak Kunjung Diperbaiki
PJU Padam Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bereng Minta Transparan Soal Dana Penerangan Jalan
PJU Bereng Kembali Gelap, Warga Soroti Kinerja Pemkab Pulang Pisau
Pemdes Bina Jaya Salurkan BLT Dana Desa kepada Enam KPM
Gelar Perkara Khusus Kasus Kabel di Pulang Pisau Tuai Sorotan, Kuasa Hukum Pertanyakan Penahanan Enam Tersangka
Warga Bandar Sari Keluhkan Internet Telkomsel Lemot Meski Dekat BTS
Lapas Kelas I Medan Perkuat Sinergi P4GN, Gandeng BNNP Sumut
Angka Kejahatan Diklaim Turun, Polres Dharmasraya Ungkap Data—Efektivitas Pencegahan Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:28 WIB

Harga Karet Naik Signifikan, Aktivitas Ekonomi di Martapura OKU Timur Menggeliat

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:23 WIB

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Sei Lasar di Palingkau Baru Tak Kunjung Diperbaiki

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:54 WIB

PJU Padam Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bereng Minta Transparan Soal Dana Penerangan Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:47 WIB

PJU Bereng Kembali Gelap, Warga Soroti Kinerja Pemkab Pulang Pisau

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:04 WIB

Pemdes Bina Jaya Salurkan BLT Dana Desa kepada Enam KPM

Berita Terbaru

Pemdes Bina Jaya Salurkan BLT Dana Desa kepada Enam KPM

DAERAH

Pemdes Bina Jaya Salurkan BLT Dana Desa kepada Enam KPM

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:04 WIB