Investigasi Dugaan Korupsi Dana BOS di SMA Negeri 1 Tabukan Utara

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahuna, Sangihe – Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe (Kejari) tengah melakukan investigasi terkait dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 1 Tabukan Utara (Tabut). Sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tabut, J, beserta Ketua Komite, JS, dan seorang pegawai Cabang Dinas Pendidikan sekaligus manajer BOS Sangihe, RR, telah memenuhi panggilan penyidik Kejari. Selain mereka, empat guru (termasuk mantan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan) dan lima staf administrasi dan bendahara juga telah dipanggil untuk memberikan keterangan.

Baca Juga :  DLH kabupaten Tangerang Bersihkan Sampah Dibawah Jembatan Kali Dadap

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari, Emnovry H. Pansariang, S.H., membenarkan adanya investigasi ini. Ia menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut merupakan bagian dari tahap pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). Sebanyak 10 hingga 15 orang telah dan akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Pemeriksaan masih tahap awal,” ujar Pansariang. “Kesimpulan baru bisa diberikan setelah kami mengumpulkan fakta dan bukti yang cukup, serta keterangan dari semua pihak yang diperiksa.”

Baca Juga :  MK: Karya Jurnalistik Dilindungi UU Pers,Tak Bisa Lansung Dipidana

Hal senada disampaikan Kasi Intel Kejari Kepulauan Sangihe, Herry Santoso, S.H. Ia menegaskan komitmen Kejari untuk menangani kasus korupsi dengan serius dan tidak akan main-main. Investigasi ini tampaknya sejalan dengan program pemerintah Presiden Prabowo-Gibran untuk memberantas korupsi di lingkungan ASN.

(MikeTowira)

Berita Terkait

Praktisi Hukum Adv. Riko Ginting Soroti Pernyataan “Tembak di Tempat” terhadap Pelaku Begal
Sedot Bensin untuk Dijual Eceran, Angkot di Kapuk RayaTerbakar
Praktisi Hukum Soroti Fenomena Teror “Pocong” di Berbagai Daerah, Ingatkan Potensi Jerat Pidana dan UU ITE
KRL Tangerang Mogok di Bojong, Arus Lalu Lintas Lumpuh
Kali Cengkareng Kapuk Dipenuhi Lumpur Sejak Era Ahok tak Pernah di Keruk
Bawaslu Dharmasraya Gandeng MKKS dan Kepala Sekolah, Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu
GNB Perkuat Sinergitas Bersama BNNP Banten dalam Mendukung Program P4GN
APPN Ancam Gelar Aksi Massa Nasional Jika Pemerintah Tak Buka Dialog soal Regulasi Transportasi Logistik

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:28 WIB

Praktisi Hukum Adv. Riko Ginting Soroti Pernyataan “Tembak di Tempat” terhadap Pelaku Begal

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:49 WIB

Sedot Bensin untuk Dijual Eceran, Angkot di Kapuk RayaTerbakar

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:32 WIB

Praktisi Hukum Soroti Fenomena Teror “Pocong” di Berbagai Daerah, Ingatkan Potensi Jerat Pidana dan UU ITE

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:52 WIB

KRL Tangerang Mogok di Bojong, Arus Lalu Lintas Lumpuh

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:36 WIB

Kali Cengkareng Kapuk Dipenuhi Lumpur Sejak Era Ahok tak Pernah di Keruk

Berita Terbaru