Dharmasraya – tikampost.id
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khadafi, S.Kom, menegaskan pentingnya memperkuat peran serta publik dalam menjaga integritas proses demokrasi, terutama menjelang pelaksanaan Pemilu mendatang.
Dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang digelar di Bawaslu Dharmasraya, Khadafi mendorong masyarakat untuk lebih aktif melakukan pengawasan sejak dini. Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai potensi pelanggaran pemilu serta tata cara pelaporan yang benar.
Menurutnya, partisipasi publik merupakan pilar utama dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan transparan. Dengan keterlibatan masyarakat, setiap indikasi pelanggaran dapat dicegah lebih awal sehingga kualitas demokrasi dapat terus meningkat.
“Keterlibatan masyarakat adalah kekuatan utama dalam pengawasan pemilu. Melalui pendidikan pengawasan partisipatif, kami berharap warga semakin memahami perannya dan berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran,” ujarnya.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas jaringan pengawasan di tingkat akar rumput sekaligus memperkuat komitmen Bawaslu dalam menciptakan proses pemilu yang berintegritas dan akuntabel di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai perguruan tinggi serta organisasi kemahasiswaan se-Kabupaten Dharmasraya. Keberagaman latar belakang tersebut menjadi nilai strategis dalam membangun jaringan pengawas pemilu berbasis partisipasi publik yang lebih luas dan representatif.
Bawaslu terus mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi demi terwujudnya pesta demokrasi yang berkualitas dan bebas dari pelanggaran.
Penulis : Hasanuddin
Editor : Redaksi TikamPost.id









