Pembangunan Rabat Beton di kampung Bumi Merapi di pertanyakan

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan, Tikampost.id –  Pembangunan rabat beton di Kampung Bumi Merapi, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, yang dibiayai oleh Dana Desa (DD) tahun 2025 senilai Rp74.497.000,  menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pengerjaannya.

Hasil peninjauan lapangan oleh awak media pada Jumat, 27 Juni 2025, menunjukkan kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.  Meskipun baru selesai dibangun dua minggu yang lalu,  rabat beton tersebut telah mengalami kerusakan.  Terdapat beberapa permasalahan, antara lain: batu kerikil yang menonjol, permukaan jalan yang berdebu, dan tambalan yang tidak rapi.  Hal ini telah disampaikan oleh warga setempat yang meminta kerahasiaan identitasnya, yang lebih mengkhawatirkan kualitas pekerjaan daripada besarnya anggaran yang digunakan.

Upaya konfirmasi kepada kepala kampung Bumi Merapi melalui pesan WhatsApp belum membuahkan respons, dikarenakan nomor yang dihubungi tidak aktif. Lokasi proyek berada di Dusun 2, sekitar tiga kilometer dari permukiman warga, di tengah area perkebunan karet.

Baca Juga :  Polres Inhil Gencarkan Gaktibplin: Tes Urine hingga Razia Judi Online

Menyikapi kondisi ini, awak media mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi di lapangan guna memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas dan penggunaan anggaran.  Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepala kampung Bumi Merapi terkait permasalahan ini.

Baca Juga :  *POLDA LAMPUNG DAN JURNALIS POJOK WARTA FC GELAR FUN MINI SOCCER PERINGATI HPN 2025*

(Narto)

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
Sahabat Jawara Bersatu (SJB) Gelar Qurban untuk Perkuat Kebersamaan dan Ukhuwah Antar anggota
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru