Penyaluran Bantuan Pascatragedi Kalibata Disorot, Pedagang Mengadu ke Polda

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TIKAMPOST.id – Penyaluran bantuan pascatragedi Kalibata kembali menuai sorotan. Sejumlah pedagang kecil di kawasan kuliner seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata melaporkan persoalan pembagian dana bantuan kepolisian sebesar Rp440 juta ke Polda Metro Jaya. Bantuan tersebut disalurkan melalui koordinator pedagang, namun dinilai tidak tepat sasaran.

Berdasarkan keterangan para pedagang, dari total 37 kios yang tercatat sebagai penerima bantuan, hanya 21 kios yang benar-benar mengalami kerusakan akibat amuk massa pada 11 Desember 2025. Meski demikian, dana bantuan dibagi rata kepada seluruh kios, termasuk yang tidak terdampak. Akibatnya, pedagang yang mengalami kerugian riil hanya menerima belasan juta rupiah, jumlah yang dinilai jauh dari cukup untuk menutup kerusakan dan kehilangan aset usaha.

Baca Juga :  *Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*

Salah satu pedagang, Henny Maria, pemilik usaha Steak Twogether, mengaku mengalami kerugian hingga Rp100 juta. Ia menyebut baru merelokasi dan merenovasi tempat usahanya pada Juli 2025, termasuk mengganti konsep penyajian dari piring ke hotplate serta membeli berbagai peralatan dagang baru. “Ini tempat terbaik yang saya miliki selama tiga tahun membuka usaha di Kalibata,” ujar Henny.

Para pedagang menilai pembagian bantuan secara merata antara kios terdampak dan tidak terdampak merupakan kebijakan yang keliru. Mereka menegaskan bantuan seharusnya diprioritaskan bagi pedagang yang kehilangan tempat usaha beserta seluruh aset dagangnya akibat kerusuhan.

Dampak dari kebijakan tersebut, sejumlah pedagang terpaksa gulung tikar karena tidak memiliki modal untuk kembali berjualan. Bahkan, ada pedagang yang terpaksa berutang demi membuka kembali usahanya, kondisi yang menurut mereka seharusnya tidak terjadi jika bantuan disalurkan secara adil.

Baca Juga :  Komunitas PKT Santuni Anak Yatim dan Bagikan 500 Paket Takjil di Kapuk Raya

Selain itu, pedagang juga menyoroti sikap pemerintah daerah yang dinilai belum mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi persoalan ini. Mereka menilai pemerintah terkesan diam dan membiarkan konflik internal antarpedagang berlarut-larut tanpa solusi konkret.

Pedagang Kalibata berharap pemerintah dan aparat terkait segera turun tangan untuk mengevaluasi mekanisme pembagian bantuan, sekaligus memberikan solusi nyata agar pelaku UMKM terdampak dapat kembali bangkit dan menjalankan usaha secara layak.

Tragedi Kalibata kini tidak hanya meninggalkan luka fisik, trauma, dan kerugian ekonomi, tetapi juga memunculkan persoalan keadilan sosial yang hingga kini belum terselesaikan.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Waspada Dugaan Penipuan, Laporan terhadap Syahdam Kusriyan Hakim Telah Dibuat
Kobra Kapuk Merasa Dirugikan, Minta Pemilik Akun TikTok @achmad.sobari21 Klarifikasi Tuduhan Suap
Warga Keluhkan Pembakaran Sampah Rumah Tangga, Diduga Ganggu Kesehatan dan Lingkungan
PERNIKAHAN PUTRA-PUTRI KELUARGA SAIFUL BACHRI BERLANGSUNG KHIDMAT, DIHADIRI JAJARAN REDAKSI TIKAMPOST DAN MEDIA ANTERO
*Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*
Sahabat Jawara Bersatu (SJB) Gelar Qurban untuk Perkuat Kebersamaan dan Ukhuwah Antar anggota
SMK Cengkareng Jakarta Buka PPDB 2026/2027, Siapkan Lulusan Terampil dan Siap Kerja
Aktivasi Situ Embung Batusari: Tokoh Betawi Dorong Ruang Publik Jadi Pusat Budaya

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

Waspada Dugaan Penipuan, Laporan terhadap Syahdam Kusriyan Hakim Telah Dibuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:39 WIB

Kobra Kapuk Merasa Dirugikan, Minta Pemilik Akun TikTok @achmad.sobari21 Klarifikasi Tuduhan Suap

Senin, 22 Juni 2026 - 07:44 WIB

Warga Keluhkan Pembakaran Sampah Rumah Tangga, Diduga Ganggu Kesehatan dan Lingkungan

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:10 WIB

PERNIKAHAN PUTRA-PUTRI KELUARGA SAIFUL BACHRI BERLANGSUNG KHIDMAT, DIHADIRI JAJARAN REDAKSI TIKAMPOST DAN MEDIA ANTERO

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:04 WIB

*Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*

Berita Terbaru