PLH Kadindikbud Banten Tuai Kritik Usai Sebut Warga Tangerang “Kampungan”

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang – Tikampost.id

Antrean panjang warga yang mengurus legalisir akta kelahiran untuk persyaratan SPMB 2025 Banten di kantor Dukcapil Kota Tangerang menuai keluhan dan viral di media sosial. Namun, pernyataan PLH Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Lukman, saat diwawancarai Jumat (13/06/2025) di SMK Negeri 3 Tangerang, justru memicu kontroversi.

Lukman menyebut warga Kota Tangerang “kampungan” dan “gaptek” karena masih mengurus legalisir akta kelahiran, mengatakan sosialisasi persyaratan SPMB telah dilakukan melalui media sosial. Ia mempertanyakan mengapa warga masih melegalisir akta kelahiran di tengah era digital.

Baca Juga :  Undangan Terbuka: Hadiri Pembukaan Handep Hapakat Fair 2025 di Pulang Pisau!

“Kartu Keluarga (KK) sekarang sudah digital, kenapa pakai legalisir segala? Dilegalisir itu kalau KK-nya belum digital,” ujarnya. Pernyataan ini kemudian dilanjutkan dengan pernyataan yang dianggap merendahkan warga, “Kan emang orang kampung mah enggak ngerti digital.”

Meskipun Lukman menjelaskan bahwa sistem SPMB 2025 terintegrasi dengan NIK berbasis digital, dan verifikasi dokumen dapat dilakukan daring, pernyataannya yang kurang bijak menuai kecaman. Ia menekankan penggunaan NIK untuk verifikasi data dan meminta masyarakat tak panik jika dokumennya sudah digital.

Baca Juga :  *DIDUGA CABULI ANAK DIBAWAH UMUR, SEORANG AYAH KANDUNG ASAL KASUI DIRINGKUS POLISI*

Pernyataan Lukman ini menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat, yang menilai pernyataannya tidak sensitif dan tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik. Kejadian ini menyoroti pentingnya komunikasi publik yang efektif dan empatik dari pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

(Yasin) 

Berita Terkait

Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki
Kapolres Dharmasraya Satukan Persepsi Aparat Penegak Hukum Hadapi Implementasi KUHAP Baru.
Kapolres Dharmasraya Imbau Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia 2026 dengan Aman, Tertib, dan Sportif
Kapolres Dharmasraya Sosialisasikan Commander Wish Kapolda Sumbar, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima
H. Alex Indra Lukman Minta Kelompok Tani Rawat Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian Dharmasraya
Alek Indra Lukman Serahkan Bantuan Alsintan Rp23,13 Miliar untuk Petani Dharmasraya
Pemasangan Tiang WiFi Star Conek di Ngambur Dipersoalkan, Warga Sebut Tak Ada Izin Pemilik Lahan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02 WIB

Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:48 WIB

Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:31 WIB

Kapolres Dharmasraya Satukan Persepsi Aparat Penegak Hukum Hadapi Implementasi KUHAP Baru.

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:20 WIB

Kapolres Dharmasraya Imbau Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia 2026 dengan Aman, Tertib, dan Sportif

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:49 WIB

Kapolres Dharmasraya Sosialisasikan Commander Wish Kapolda Sumbar, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Berita Terbaru