Pesisir barat, Tikampost.id
Masyarakat Kecamatan Karyapenggawa, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Lampung, mendesak Pemerintah Provinsi Lampung mengevaluasi kinerja Kepala SMAN Karyapenggawa. Sekolah tersebut terancam tutup karena minimnya minat siswa.
Hendrik Gunawan, tokoh masyarakat setempat, menyatakan keprihatinannya pada Selasa (29/7/2025). Ia mengungkapkan penurunan drastis jumlah siswa, khususnya di kelas X tahun ajaran 2025/2026, yang hanya berjumlah 21 siswa, dengan 5 di antaranya telah mengundurkan diri. Kondisi ini, menurut Hendrik, disebabkan oleh kepemimpinan Kepala Sekolah, Zayani, yang dinilai tidak maksimal.
Minimnya jumlah siswa berdampak pada pemanfaatan ruang kelas. Sekolah yang memiliki sembilan ruang kelas seharusnya mampu menampung tiga kelompok belajar untuk setiap kelas (X, XI, dan XII). Namun, dengan jumlah siswa yang sangat terbatas, hal ini menjadi tidak efektif.
Hendrik mendesak Pemprov Lampung untuk segera mengganti Kepala SMAN Karyapenggawa dan mengambil langkah strategis untuk meningkatkan minat siswa. Ia khawatir jika kondisi ini berlanjut, SMAN Karyapenggawa, satu-satunya SMA di Kecamatan Karyapenggawa, akan terpaksa ditutup.
(FIKRI)









