Way Kanan, Tikampost.id — Warga Kampung Bandar Sari, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, mengeluhkan kualitas jaringan internet Telkomsel yang dinilai lambat dalam beberapa minggu terakhir. (05-05-2026)
Keluhan tersebut muncul meski lokasi permukiman warga berada tidak jauh dari menara pemancar (BTS) yang berdiri di wilayah tersebut.
Salah seorang warga, Alex (25), mengungkapkan bahwa indikator sinyal pada ponselnya terlihat penuh (full bar), namun kecepatan internet tidak sesuai harapan.
“Sinyal 4G penuh di layar, tapi kalau dipakai buka YouTube sering buffering. Kirim foto di WhatsApp juga kadang pending, padahal tower terlihat dari rumah,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Kepala Kampung Bandar Sari, Tarwani (40). Ia mengaku kondisi jaringan yang tidak stabil berdampak pada aktivitas kerja, sehingga terpaksa menggunakan provider lain sebagai alternatif.

“Paling terasa itu sore sampai malam, mungkin karena pengguna meningkat. Tapi seharusnya dengan jarak dekat ke tower, jaringan bisa lebih stabil. Kami berharap ada pengecekan atau perbaikan dari pihak Telkomsel,” kata Tarwani.
Warga berharap adanya tindak lanjut dari pihak penyedia layanan agar kualitas jaringan kembali normal, mengingat tingginya kebutuhan akses internet untuk kegiatan pendidikan maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sementara itu, berdasarkan keterangan yang dihimpun Tikampost.id dari pihak pemerintah kampung, menara BTS yang berada di wilayah tersebut diketahui merupakan milik Telkomsel. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Telkomsel belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga.
Penulis : Hendri Darmawan
Editor : Tikampost









