Rumbia di Aceh Barat: Hilangnya Buah, Munculnya Peluang Baru  

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh, Tikampos.id –

Kabupaten Aceh Barat, yang dulunya dikenal sebagai penghasil buah rumbia dalam jumlah besar, kini hanya menyisakan kenangan. Selama 15 tahun terakhir, pohon rumbia di daerah ini tak lagi berbuah, berdampak pada penjualan rujak di Meulaboh yang kehilangan cita rasanya. “Rujak kurang sedap tanpa buah rumbia,” ungkap Eti di Meulaboh pekan lalu.

 

Namun, hilangnya buah rumbia tak berarti berakhirnya nilai ekonomis pohon tersebut. Batang rumbia, yang kini disebut batang sagu, memiliki nilai jual tersendiri. Adi, warga Dusun Monkulu Gampong Ladang Kecamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat, mengatakan, “Batang sagu yang sudah tinggi bisa diolah menjadi makanan tambahan atau pakan ternak. Kami bisa menjualnya seharga Rp70.000 per batang. Setelah dipotong-potong (ukuran 1 meter) menggunakan mesin senso, kami jual lagi ke peternakan ayam dan itik seharga Rp25.000 per potong. Keuntungannya memang sedikit,” ujarnya.

Baca Juga :   18 Pejabat Fungsional Aceh Barat Dilantik, Bupati Tekankan Integritas dan Pengembangan Diri

 

Sementara itu, daun rumbia masih dimanfaatkan sebagai bahan atap rumah. Dengan harga Rp6.000 per gagang, dan kemampuan menjahit 5-15 gagang per hari, penghasilan dari daun rumbia bisa mencapai Rp90.000 per hari, membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Diduga Tak Pasang Plang Identitas dan Abaikan APD, Aktivitas Tambang PT Yuhuu Lengot Mandiri Disorot

 

Meskipun tak lagi menghasilkan buah, pohon rumbia di Aceh Barat masih memberikan manfaat ekonomi melalui batang dan daunnya. Hal ini menunjukkan potensi ekonomi alternatif yang dapat dikembangkan dari sumber daya lokal yang ada.

 

(Muhibbul Jamil)

Berita Terkait

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.
Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat
Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober
Riswanto Basuki, M.Mar.E., M.M., Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Faber Panjaitan sebagai Kepala KSOP Pulang Pisau
Lahan Bekas Karhutla Seluas 5,9 Hektare di Timpeh Ditanami Sawit, Polres Dharmasraya Pasang Garis Polisi
Kapolres Dharmasraya Pimpin Pengamanan Ibadah Minggu Kasih di Gereja HKBP Sungai Rumbai

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Bersandar di Merak, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Puluhan Paket Ganja Disita, Kapolres Dharmasraya Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pengedar.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Polsek Ngaras Gencarkan Patroli Preventif, Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Subuh Keliling, Polsek Ngaras Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:52 WIB

PT Intan Fajar Persada Diresmikan di Bukit Gemuruh, Mulai Beroperasi 20 Oktober

Berita Terbaru