Tim sayap pemenangan dan Juru Bicara DUHA Razaliardi M, Menyatakan sikap pengunduran dirinya

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2024 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh singkil: tikampost. id

Salah seorang tokoh politik Aceh Singkil, Razaliardi manik,dalam siaran Pers,nya menyatakan sikap Pengunduran dirinya dari ketua tim sayap dan sebagai juru bicara pemenangan dari pasangan bakal calon Bupati disingkat dengan julukan DUHA.

 

keputusan seorang ketua tim sayap pemenangan dan juru bicara untuk mengundurkan diri tentu bisa mempengruhi momen dinamika kampanye. Pengunduran dirinya ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, mulai dari ketidaksepakatan secara internal, perbedaan pemahaman.

 

Pengunduran dirinya sebagai tim pembicara dan sayap pemenangan dalam tim kampanye. Langkah ini juga dapat berdampak pada citra calon bupati tersebut, memicu spekulasi dari para pemilih dan serta mempengaruhi strategi kampanye ke depan.m

Pencermati stuasi peta politik ditanah kelahiran Syekh Abdurrauf menjelang penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil tampaknya semakin memanas. Kedua Tim pemenangan pasangan calon bupati di daerah ini sudah mulai bergerak dan mengatur starategi.

Ditengah situasi yang semakin memanas tersebut, Ketua Tim Sayap Pemangan Bengkek – Dayat (BeDa) Kabupaten, Razaliardi Manik yang juga sebagai Juru Boicara Tim DuHa tersebut tiba-tiba membuat pernyataan mengundurkan diri.

 

Hari ini ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada semua saudara-saudara saya, sahabat dan teman-teman saya serta masyarakat Aceh Singkil yang sebelumnya pernah mendengar sikap politik dan orasi politik saya, baik melalui media online maupun melalui tayangan video.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Razaliardi Manik dalam sebuah rillis pers yang diterima media ini, Selasa siang (17/09/2024).

Baca Juga :  PERERAT SILATURAHMI DENGAN WARGA POLRES DHARMASRAYA, KEMBALI GELAR SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DI MASJID AL-WASILAH SIKABAU

 

“Mengamati dan mencermati dinamika politik yang berkembang dalam pilkada tahun 2024 ini, saya ingin menyampaikan penarikan pernyataan sikap politik saya yang sebelumnya berada di barisan Tim Pemenangan DuHa itu BeDa,” katanya melanjutkan.

 

Pertama, bahwa sebelumnya Tim Sayap Pemenangan BeDa adalah merupakan salah satu strategi pengrekrutan massa pemilih dan bagian yang tak terpisahkan dari gerakan pemenangan DuHa. Tim ini terstruktur mulai dari Kabupaten, Kecamatan sampai ke Tim Desa (Timdes).

 

Namun sebut Razaliadi, dalam perjalanannya terdapat perbedaan pandangan dan pendapat, dimana sebelumnya Tim Sayap Beda ini adalah merupakan bagian unsur-unsur yang masuk dalam pembuat kebijakan. Artinya Tim Sayap BeDa bukan hanya sebagai pelaksana kebijakan, tapi juga masuk dalam bagian unsur-unsur pembuat kebijakan dan startegi dalam Tim pemenangan.

 

Perbedaan pendapat dalam skema dan metodologo tioritis pengrekrutan massa pemilih ini lanjutnya, membuat dirinya mengambil sikap tegas untuk mundur dari Tim Pemenngan DuHa.

 

“Pengunduran diri saya dari Tim DuHa, baik dari Penasehat, Juru Kampanye dan Juru Bicara adalah merupakan tindak lanjut pembubaran Tim Sayap Pemenangan BeDa yang secara defacto sudah saya bubarkan sejak satu minggu yang lalu,” paparnya.

 

Razaliardi bahkan terus terang mengatakan, jika kita tidak masuk dalam bagian unsur-unsur pembuat kebijakan dan strategi dalam sebuah tim pemenangan, dan hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan, maka Anda tidak akan pernah tau apakah kapal yang Anda tumpangi itu akan sampai ketujuan atau tidak. Padahal dalam pilkada ini, kesempatan untuk merubah kehidupan kita juga dipertaruhkan.

Baca Juga :  PEMBONGKARAN MAKAM BRIPTU ERICK ALNIARO, DIDUGA KEMATIAN TIDAK WAJAR

 

Ia menambahkan, kita berjuang bukan hanya untuk mengantarkan kandidat sampai ketujuan menjadi bupati, tapi sekaligus juga menompangkan harapan mengantarkan kita untuk dapat merubah kehidupan yang lebih baik, setidaknya untuk lima tahun kedepan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Razaliardi juga menyampaikan ucapan terimaksi khusu kepada kandidat bupati Dulmusrid yang telah memasukkan salah satu usulan, gagasan, ide dan buah pikirannya menjadi program unggulan pada urutan nomor dua dalam visi-misi pasangan Dulmusrid-Al Hidayat, yaitu program Bantuan Seragam Sekolah gratis bagi keluagra miskin Aceh Singkil.

 

“Saya berharap agar kelak pak Dul dapat mengingat itu, bahwa program Bantuan Seragam Sekolah Gratis bagi masyarakat miskin Aceh Singkl tersebut adalah merupakan usulan, gagasan, ide dan buah pikiran yang saya berikan saat saya menjadi Tim Pemenangan DuHa itu BeDa,” tutupnya sembari berharap agar jika kelak terpilih program tersebut dapat dilaksanakan dan tidak hanya dijadikan modal untuk meraih suara dalam pilkada ini.

 

Terakhir, Razaliardi menyatakan akan kembali kerumah besarnya, yaitu Partai Demokrat Aceh Singkil setelah resmi mengundurkan diri dari Tim Pemenangan DuHa.

 

“Saya akan kembali kerumah besar Partai Demikrat. Selaku seorang kader partai, saya sadar bahwa seyogiyanya saya memang harus tegak lurus dengan perintah dan keputusan politik partai. Sekarang saya tidak tau apa perintah Ketua DPC Demokrat selanjutnya. Saya sekarang tinggal menunggu arahan beliau,” tutupnya

(Sahman m) )

Berita Terkait

Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat
KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural
Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh
Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan
Polisi Ringkus 1 Pengedar dan 4 Pengguna Saat Pesta Sabu di Dharmasraya.
Polres Dharmasraya Terima Kunjungan Gaktibplin Bid Propam Polda Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:11 WIB

Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat

Kamis, 16 April 2026 - 13:37 WIB

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran

Senin, 13 April 2026 - 16:42 WIB

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 15:50 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Senin, 13 April 2026 - 05:57 WIB

Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh

Berita Terbaru