Warga Cipondoh Tolak Rencana Jalsah 100 Tahun Ahmadiyah, Polisi Imbau Tetap Jaga Kondusivitas

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG — tikampost.id

Sejumlah warga di Kecamatan Cipondoh menyampaikan penolakan terhadap rencana penyelenggaraan kegiatan Jalsah 100 Tahun Ahmadiyah yang dikabarkan dipindahkan dari Kemang ke wilayah mereka. Penolakan tersebut didasari kekhawatiran akan potensi gangguan ketertiban umum serta mengacu pada ketentuan regulasi, termasuk SKB Tiga Menteri dan Pergub Banten yang membatasi aktivitas penyiaran ajaran Ahmadiyah.

Dalam pertemuan koordinasi yang digelar di Masjid Al-Hasaini pada Jumat (5/12/2026), perwakilan Polres Metro Tangerang Kota melalui unsur Intelkam meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak mengambil tindakan di luar koridor hukum. Aparat juga menyebut pemindahan kegiatan tersebut sebagai bentuk “kecolongan bersama” dan menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan agar situasi serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga :  Beni Setiawan Resmi Nahkodai GMBI Pesisir Barat Usai Diklat dan Pelantikan

Sementara itu, perwakilan warga tetap menyampaikan sikap penolakan secara tegas. Mereka menekankan bahwa langkah-langkah keberatan akan ditempuh melalui jalur hukum tanpa kekerasan. Meski demikian, warga mengakui tidak dapat sepenuhnya menjamin reaksi seluruh elemen masyarakat di luar kelompok terkoordinasi.

Baca Juga :  IBU KORBAN PEMBUNUHAN DI METRO MENANGIS HISTERIS, MINTA KEADILAN PADA KAPOLDA LAMPUNG

Kendati muncul penolakan, warga menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Kota Tangerang. Narasi yang berkembang menunjukkan bahwa penolakan dilakukan dalam koridor penyampaian pendapat secara damai, dengan tetap mengedepankan stabilitas sosial sebagai prioritas bersama.

Penulis : Ahmad Badawi

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat
KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran
Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural
Jalan Tanggul Timur Kapuk Ditutup Permanen oleh Ahli Waris, Tuntut Penyelesaian Status Lahan 45 Tahun Belum Dibayar
Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh
Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:11 WIB

Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat

Kamis, 16 April 2026 - 13:37 WIB

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran

Selasa, 14 April 2026 - 17:42 WIB

Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang

Senin, 13 April 2026 - 16:42 WIB

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 15:50 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Berita Terbaru