Viral Pemalakan Sopir di Cengkareng Kembali Berulang, Kinerja Polsek Cengkareng Jadi Sorotan

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Tikampost.id — Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pemalakan terhadap sopir travel di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah pria diduga melakukan intimidasi dan meminta sejumlah uang kepada sopir yang sedang beroperasi.

Video itu diunggah akun TikTok @gunawanciamis dan dilihat pada Jumat (26/12/2025). Rekaman memperlihatkan dua pria menghentikan kendaraan yang melintas di jalan. Salah satu pelaku tampak memukul kaca mobil agar kendaraan berhenti, sementara pelaku lainnya meminta uang melalui kaca samping sopir.

Aksi tersebut direkam oleh penumpang di dalam kendaraan. Dalam video, terdengar pelaku meminta uang dengan dalih demi keamanan perjalanan, praktik yang kerap disebut sebagai pungutan liar.

“Mana-mana biar aman-aman,” ujar salah satu pelaku dalam rekaman tersebut.

Sopir sempat menjelaskan bahwa sebelumnya ia sudah dimintai uang oleh orang lain di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian. Ia mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp 100.000 dan tidak memiliki uang lagi untuk melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :  Dishub Jakbar Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas, Exit Tol Rawa Buaya Ditutup Pukul 07.00–10.00 WIB

“Tadi sudah, Bang, seratus ribu di situ. Uang jalan saya sudah habis,” kata sopir.

Namun, pelaku justru semakin agresif. Salah satu pelaku terdengar mengancam akan merusak kendaraan jika permintaannya tidak dipenuhi.

“Itu lean lagi, gua ancurin ya,” ucap pelaku dengan nada tinggi.

Sopir kemudian menyerahkan uang Rp 10.000. Akan tetapi, pelaku menolak dan kembali memaksa agar diberikan Rp 100.000. “Apaan ini ceban? Seratus-seratus,” kata pelaku.

Meski sopir kembali menegaskan tidak memiliki uang lagi, pelaku tetap bersikeras. “Maaf, Bang, sudah enggak ada lagi,” ujar sopir.

Peristiwa tersebut memicu reaksi keras warganet. Banyak netizen mempertanyakan lemahnya pengawasan dan penindakan aparat kepolisian, khususnya Polsek Cengkareng, terhadap praktik premanisme yang dinilai telah lama meresahkan sopir angkutan.

Baca Juga :  Menguatkan Silaturahmi, PWI Jakarta Barat Laksanakan Kurban di Tengah Pemukiman Warga

“Kejadian seperti ini sudah biasa dan terus berulang, bahkan di kondisi ramai mereka tidak takut. Lalu di mana peran polisi, khususnya Polsek Cengkareng?” tulis akun @DianaMariana.

Komentar serupa juga disampaikan akun lain. “Polisinya ada di mana sih, sekelas Jakarta kok masih begini,” tulis akun @RadenMSaman.

Aksi dugaan pemalakan tersebut dinilai tidak hanya merugikan sopir travel, tetapi juga mengganggu rasa aman masyarakat. Warganet menilai, meski kejadian serupa kerap berulang, penanganan aparat terkesan lamban dan belum menimbulkan efek jera.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Cengkareng terkait video viral tersebut. Publik pun mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas para pelaku dan memastikan keamanan bagi sopir angkutan di wilayah tersebut.

Penulis : ridwan Sulaiman

Editor : redaksi Tikampost

Berita Terkait

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran
Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural
Jalan Tanggul Timur Kapuk Ditutup Permanen oleh Ahli Waris, Tuntut Penyelesaian Status Lahan 45 Tahun Belum Dibayar
Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh
Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan
Polres Dharmasraya Terima Kunjungan Gaktibplin Bid Propam Polda Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:37 WIB

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran

Senin, 13 April 2026 - 16:42 WIB

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 15:50 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Senin, 13 April 2026 - 13:49 WIB

Jalan Tanggul Timur Kapuk Ditutup Permanen oleh Ahli Waris, Tuntut Penyelesaian Status Lahan 45 Tahun Belum Dibayar

Senin, 13 April 2026 - 05:57 WIB

Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh

Berita Terbaru