Pasar Mingguan di Kapuk Dikeluhkan Warga, Ganggu Lalu Lintas dan Menyisakan Sampah yang Berserakan di Jalan

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas pedagang dijalan kali baru timur kapuk terkesan cuek dengan spanduk larangan berjualan

Aktivitas pedagang dijalan kali baru timur kapuk terkesan cuek dengan spanduk larangan berjualan

JAKARTA, Tikampost.id — Pasar malam yang rutin digelar setiap Minggu sore hingga malam di Jalan Kali Baru Timur, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dikeluhkan warga karena kerap meninggalkan sisa sampah yang berserakan di badan jalan.

Warga sekitar, Iw, mengaku sudah geram dengan aktivitas pedagang pasar malam serta pola pembersihan sampah yang dinilainya dilakukan asal-asalan oleh petugas kebersihan.

“Saya sudah bosan. Sebagai warga yang tinggal di pinggir jalan ini, rasanya tidak pernah dihargai. Setiap pagi saya di suguhkan pemandangan sampah berserakan di depan tempat tinggal saya, pengurus RW dapat duit, kami yang terdampak,” katanya (26/1/2026).

Baca Juga :  Polres Dharmasraya Bagikan 200 Paket Takjil kepada Pengendara di Jalinsum Depan Mako

Menurut dia, selama ini warga tidak pernah mempermasalahkan keberadaan pedagang. Namun, alasan pasar malam sebagai hiburan warga dinilai tidak tepat karena berjualan di jalan umum dan tidak bersifat nasional.

“Kalau dibilang hiburan warga, warga yang mana? Saya yang tinggal di sini saja tidak pernah dimintai izin, malah terganggu. Mereka seolah merasa berkuasa, padahal jelas berjualan di jalan raya melanggar Undang-Undang Lalu Lintas dan Perda DKI,” ujarnya dengan nada kesal.

Ia berharap pemerintah Kelurahan Kapuk tidak menutup mata dan segera bertindak tegas. Ia menilai aktivitas pasar malam di ruas jalan tersebut sudah berlangsung lama tanpa penertiban yang jelas.

Baca Juga :  Warga Kapuk Jadi Korban Penganiayaan Usai Tegur Kebisingan, Ketua Komisi III DPR Minta Polisi Tindak Tegas

Selain menimbulkan persoalan kebersihan, keberadaan pasar malam juga mengganggu akses jalan utama warga. Tak hanya itu, pagar taman di lingkungan sekitar dilaporkan kerap rusak, diduga akibat digunakan sebagai sandaran barang dagangan para pedagang.

Meski berbagai keluhan telah disampaikan, hingga kini belum terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah kelurahan untuk menertibkan aktivitas pasar malam tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Pihak Kelurahan Kapuk belum dimintai konfirmasi kendati demikian. Awak media akan berupaya mendapatkan keterangan resminya.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

APPN Ancam Gelar Aksi Massa Nasional Jika Pemerintah Tak Buka Dialog soal Regulasi Transportasi Logistik
GNB Banten dan Wali Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pencegahan Narkoba
SMK Cengkareng Jakarta Buka PPDB 2026/2027, Siapkan Lulusan Terampil dan Siap Kerja
Penilaian Sumatif Akhir Jenjang Kelas VI di SDN 1 Basarang Berjalan Lancar
Gaharu Jadi “Emas Hijau” di Way Kanan, Petani Raup Puluhan Juta dari Satu Panen
PJU Padam Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bereng Minta Transparan Soal Dana Penerangan Jalan
Antisipasi Banjir, Pemkot Jakbar Bongkar Bangunan Liar di Pakuwon
Diduga Serobot Fasum Proyek Bangunan Ruko di Kapuk di Sorot Warga

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:14 WIB

APPN Ancam Gelar Aksi Massa Nasional Jika Pemerintah Tak Buka Dialog soal Regulasi Transportasi Logistik

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:46 WIB

GNB Banten dan Wali Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pencegahan Narkoba

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:43 WIB

SMK Cengkareng Jakarta Buka PPDB 2026/2027, Siapkan Lulusan Terampil dan Siap Kerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:38 WIB

Penilaian Sumatif Akhir Jenjang Kelas VI di SDN 1 Basarang Berjalan Lancar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:17 WIB

Gaharu Jadi “Emas Hijau” di Way Kanan, Petani Raup Puluhan Juta dari Satu Panen

Berita Terbaru