Pramono Tinjau Proyek Rumah Pompa Daan Mogot Cengkareng, Perkuat Pengendalian Banjir Jakarta Barat

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan sistem polder dan rumah pompa Daan Mogot

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan sistem polder dan rumah pompa Daan Mogot

JAKARTA, TIKAMPOST.id — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan sistem polder dan rumah pompa Daan Mogot di KM 13, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026). Proyek ini digarap sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di kawasan rawan genangan.

Pramono mengatakan, pembangunan tersebut tidak hanya difokuskan pada pengurangan risiko banjir, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga sekitar.

“Ini bagian dari penguatan sistem pengendalian banjir Jakarta, khususnya di wilayah barat yang kerap terdampak genangan saat hujan deras,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Pembangunan rumah pompa dilakukan di empat titik sepanjang Jalan Daan Mogot, yakni di kawasan Kedaung Kali Angke dan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu titik rawan genangan, terutama saat curah hujan tinggi.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Pengurus Makin Tuban Periode 2026–2030 Komitmen Jaga Kerukunan Umat

Total kapasitas pompa yang disiapkan mencapai 11,5 meter kubik per detik. Kapasitas tersebut berasal dari sejumlah rumah pompa, yakni Pompa Depag, Pompa Daan Mogot KM 13, Pompa Daan Mogot KM 13A, dan Pompa Daan Mogot KM 13B.

Selain pembangunan rumah pompa, Pemprov DKI Jakarta juga membangun saluran pendukung guna mengoptimalkan kinerja sistem polder.

Saluran itu meliputi Saluran Gendong sisi utara dan selatan masing-masing sepanjang kurang lebih dua kilometer, serta saluran penyeberangan (crossing) di Jalan Raya Daan Mogot.

Baca Juga :  Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan

Dengan adanya sistem polder dan rumah pompa ini, beban debit air di Sistem Polder Cengkareng dan Polder Kapuk Poglar diharapkan berkurang.

Dengan begitu, kapasitas tampungan di kedua sistem tersebut bisa dimanfaatkan lebih optimal saat terjadi hujan ekstrem.

Di lokasi yang sama, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah menyatakan pihaknya siap mengawal jalannya pembangunan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung proses pekerjaan yang tengah berlangsung.

“Kami mengajak warga untuk beradaptasi selama proses pembangunan berjalan demi kepentingan bersama,” katanya.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

APPN Ancam Gelar Aksi Massa Nasional Jika Pemerintah Tak Buka Dialog soal Regulasi Transportasi Logistik
GNB Banten dan Wali Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pencegahan Narkoba
SMK Cengkareng Jakarta Buka PPDB 2026/2027, Siapkan Lulusan Terampil dan Siap Kerja
Penilaian Sumatif Akhir Jenjang Kelas VI di SDN 1 Basarang Berjalan Lancar
Gaharu Jadi “Emas Hijau” di Way Kanan, Petani Raup Puluhan Juta dari Satu Panen
PJU Padam Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bereng Minta Transparan Soal Dana Penerangan Jalan
Antisipasi Banjir, Pemkot Jakbar Bongkar Bangunan Liar di Pakuwon
Diduga Serobot Fasum Proyek Bangunan Ruko di Kapuk di Sorot Warga

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:14 WIB

APPN Ancam Gelar Aksi Massa Nasional Jika Pemerintah Tak Buka Dialog soal Regulasi Transportasi Logistik

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:46 WIB

GNB Banten dan Wali Kota Tangerang Perkuat Sinergi Pencegahan Narkoba

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:43 WIB

SMK Cengkareng Jakarta Buka PPDB 2026/2027, Siapkan Lulusan Terampil dan Siap Kerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:38 WIB

Penilaian Sumatif Akhir Jenjang Kelas VI di SDN 1 Basarang Berjalan Lancar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:17 WIB

Gaharu Jadi “Emas Hijau” di Way Kanan, Petani Raup Puluhan Juta dari Satu Panen

Berita Terbaru