GNB Serukan Gerak Cepat Nasional Lawan Narkoba: “Jangan Diam, Ini Darurat”

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 1 Mei 2026 — Gaharu Nusantara Bersinar (GNB) menyerukan gerakan cepat dan terstruktur secara nasional dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Seruan tersebut disampaikan dalam sarasehan nasional yang digelar secara hybrid di Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri Dewan Pembina GNB Irjen Pol (Purn) Drs. Anjan Pramuka, Ketua Umum Vernando Sihombing, Sekretaris Jenderal Hendra Simanjuntak, serta Bendahara Umum Ferry Onibala. Selain itu, sarasehan juga diikuti jajaran pengurus GNB dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sarasehan ini menjadi momentum strategis untuk mensosialisasikan hasil perjanjian kerja sama antara Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dan GNB, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam membangun gerakan nasional melawan narkoba.

Dalam arahannya, Dewan Pembina GNB Anjan Pramuka menegaskan bahwa kondisi Indonesia saat ini berada dalam situasi darurat narkoba.

“Ancaman narkoba sudah sangat serius. Ini bukan situasi normal. Kita tidak boleh lambat, tidak boleh ragu, dan tidak boleh diam. Semua harus bergerak cepat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembentukan struktur organisasi hingga ke seluruh wilayah, mulai dari tingkat provinsi (DPW), kabupaten/kota (DPD), hingga kecamatan dan kelurahan. Menurutnya, keberadaan organisasi di tengah masyarakat menjadi kunci dalam melakukan edukasi pencegahan serta membangun ketahanan sosial terhadap bahaya narkoba.

Baca Juga :  *PENIPUAN BERKEDOK KURBAN TERUNGKAP, PEMALSU SURAT CATUT INSTANSI PEMERINTAH DIKEJAR HUKUM*

Selain itu, ia mendorong seluruh pengurus untuk aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, sektor swasta, maupun tokoh masyarakat.

Ketua Umum GNB Vernando Sihombing menegaskan bahwa seluruh jajaran organisasi harus mengedepankan prinsip kerja cepat dan kerja cerdas.

“Jangan menunggu, jangan menunda. Setiap pengurus yang sudah menerima SK harus langsung bergerak. Ini bukan sekadar tugas organisasi, tetapi panggilan perjuangan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya tindak lanjut konkret dari kerja sama dengan BNN RI. Menurutnya, seluruh pengurus daerah perlu segera melakukan koordinasi aktif dengan BNN provinsi maupun kabupaten/kota.

“Sinergi harus diwujudkan dalam aksi nyata. Kita harus hadir, bekerja, dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Sekretaris Jenderal GNB Hendra Simanjuntak menambahkan bahwa soliditas organisasi menjadi faktor kunci dalam menjalankan gerakan nasional tersebut.

“Semua harus berjalan dalam satu visi dan satu arah. Tidak boleh ada gerakan yang berjalan sendiri. Kita harus kuat secara bersama-sama,” ujarnya.

Baca Juga :  DI DUGA PERUSAHAAN CV CAHAYA SEJATI JAWATRA MEMPEKERJAKAN ANAK DI BAWAH UMUR (16) TAHUN DAN TDAK DI BERIKAN UPAH KERJANYA.

Sementara itu, Bendahara Umum Ferry Onibala menekankan pentingnya komunikasi organisasi yang efektif dalam mendukung percepatan kerja di lapangan.

“Komunikasi yang baik akan memperkuat koordinasi dan menjaga organisasi tetap solid,” katanya.

Sarasehan yang berlangsung hampir tiga jam itu juga diisi dengan sesi laporan kegiatan dan diskusi dari berbagai wilayah. Ketua DPW Bali, Ruth, memaparkan perkembangan kegiatan di daerah sebagai contoh implementasi gerakan yang aktif.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari pengurus DPW Jawa Timur, Banten, serta perwakilan Sumatera Utara dan Jawa Barat.

Menutup kegiatan, Ketua Umum kembali menegaskan pentingnya menjaga semangat perjuangan.

“Tetap solid, tetap bergerak, dan jangan pernah mundur. Kita tidak hanya melawan narkoba, tetapi juga menjaga masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

Sarasehan ini menegaskan bahwa Gaharu Nusantara Bersinar bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan nasional yang mendorong aksi nyata, kolaborasi luas, dan kerja cepat dalam upaya menyelamatkan Indonesia dari ancaman narkoba.

Penulis : Srigiyanti

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Musyawarah Mahasiswa BEM UMJ Berakhir Ricuh, Dugaan Pengelolaan Dana Rp144 Juta Jadi Sorotan
Tiga Pria Diciduk Saat Warga Salat Jumat, Polisi Sita Sabu hingga Timbangan Digital di Dharmasraya
PLN Tegaskan Tiang Listrik Tidak Dapat Digunakan untuk Jaringan Internet Tanpa Izin
Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Dharmasraya, Polisi Sita Dua Paket Diduga Sabu dan Bukti Transfer
Kobra Kapuk Polisikan Akun Tiktok @chanelachmadsobari atas Dugaan Fitnah dan Ancaman
Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Disertai Pemerasan Bermodus Rekaman Video Call
Kepala Kampung Waypisang Bantah Klaim Penerimaan CSR dari PT UB, Warga Harapkan Penyaluran yang Transparan
Warga Pondok Kacang Barat Tolak Aktivitas Debt Collector di Jalan AMD Raya, Minta RT/RW dan Aparat Bertindak

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Musyawarah Mahasiswa BEM UMJ Berakhir Ricuh, Dugaan Pengelolaan Dana Rp144 Juta Jadi Sorotan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Tiga Pria Diciduk Saat Warga Salat Jumat, Polisi Sita Sabu hingga Timbangan Digital di Dharmasraya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:52 WIB

PLN Tegaskan Tiang Listrik Tidak Dapat Digunakan untuk Jaringan Internet Tanpa Izin

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Dharmasraya, Polisi Sita Dua Paket Diduga Sabu dan Bukti Transfer

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Kobra Kapuk Polisikan Akun Tiktok @chanelachmadsobari atas Dugaan Fitnah dan Ancaman

Berita Terbaru