Dugaan Manipulasi Absensi ASN Way Kanan Jadi Sorotan, PJS Minta Sistem Pengawasan Dievaluasi

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Manipulasi Absensi ASN Way Kanan Jadi Sorotan, PJS Minta Sistem Pengawasan Dievaluasi

Dugaan Manipulasi Absensi ASN Way Kanan Jadi Sorotan, PJS Minta Sistem Pengawasan Dievaluasi

Way Kanan, Tikampost.id – Dugaan manipulasi sistem absensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan mulai menjadi sorotan publik. Sejumlah ASN eselon III diduga melakukan berbagai modus untuk mengelabui sistem absensi agar tetap tercatat hadir meski tidak berada di ruang kerja saat jam dinas, Senin (25/5/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, terdapat dua modus yang diduga kerap digunakan. Modus pertama yakni memanfaatkan aplikasi pihak ketiga yang memungkinkan proses check in dan check out dilakukan dari jarak jauh. Dengan cara tersebut, absensi tetap tercatat hadir meski ASN bersangkutan diduga tidak berada di kantor.

Sementara modus kedua, ASN disebut hanya datang pada pagi hari untuk melakukan absensi masuk, kemudian meninggalkan kantor dan kembali menjelang sore guna melakukan absensi pulang.

Akibat praktik tersebut, sistem absensi menunjukkan tingkat kehadiran normal setiap hari. Namun kondisi di lapangan justru memperlihatkan sejumlah ruang kerja pejabat kerap kosong pada jam kerja aktif. Situasi ini disebut membuat beberapa kantor di lingkungan Pemkab Way Kanan terlihat sepi meski masih dalam jam dinas.

Baca Juga :  Badan Pengawasan Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat melaksanakan rapat Koordinasi Pengawasan Netralitas

Ketua DPC Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Way Kanan, Hermansyah, meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap sistem absensi ASN guna meningkatkan kedisiplinan pegawai serta mencegah potensi kerugian negara.

“Jangan sampai ASN hanya terlihat hadir di sistem absensi, tetapi tidak berada di ruang kerja masing-masing. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Hermansyah.

Ia juga mendorong agar pengawasan disiplin ASN diperketat dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara rutin di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik pada pagi maupun sore hari.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Pengurus Makin Tuban Periode 2026–2030 Komitmen Jaga Kerukunan Umat

“Satpol PP bisa dilibatkan untuk membantu pengawasan disiplin ASN dengan mendatangi satker secara langsung pada pagi dan sore hari,” ujarnya.

Hermansyah berharap Bupati Way Kanan dapat melakukan evaluasi terhadap ASN yang diduga mempermainkan sistem absensi sebelum pelantikan pejabat eselon III dan IV dilaksanakan. Menurutnya, ASN yang terbukti tidak disiplin seharusnya tidak kembali diberikan jabatan strategis.

“Kita berharap jargon Sikop benar-benar dijalankan dengan ASN dan pejabat yang disiplin, bekerja nyata, serta mampu berinovasi, bukan hanya aktif di absensi,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Way Kanan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media ini juga masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang.

Penulis : Hendri Darmawan

Editor : Tikampost

Berita Terkait

H. Alex Indra Lukman Minta Kelompok Tani Rawat Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian Dharmasraya
Alek Indra Lukman Serahkan Bantuan Alsintan Rp23,13 Miliar untuk Petani Dharmasraya
Pemasangan Tiang WiFi Star Conek di Ngambur Dipersoalkan, Warga Sebut Tak Ada Izin Pemilik Lahan
Menanti Keadilan, WNA Perempuan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Pesisir Barat, Polisi Diminta Usut Tuntas
Dinas Pertanian Bangun Irigasi Pompa di Gunung Kaler, BPP Kronjo Tegaskan Utamakan Kualitas
Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta Api di Martapura
DUA RUAS JALAN DI WAY TUBA MULAI DIPERBAIKI, WARGA APRESIASI NAMUN INGATKAN PEMERINTAH SOAL LAMBANNYA PENANGANAN
MT Ziyadatul Fadillah Santuni 146 Anak Yatim di Bekasi, Hadirkan Artis Betawi

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:08 WIB

Alek Indra Lukman Serahkan Bantuan Alsintan Rp23,13 Miliar untuk Petani Dharmasraya

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:04 WIB

Pemasangan Tiang WiFi Star Conek di Ngambur Dipersoalkan, Warga Sebut Tak Ada Izin Pemilik Lahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:03 WIB

Menanti Keadilan, WNA Perempuan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Pesisir Barat, Polisi Diminta Usut Tuntas

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:50 WIB

Dinas Pertanian Bangun Irigasi Pompa di Gunung Kaler, BPP Kronjo Tegaskan Utamakan Kualitas

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:44 WIB

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta Api di Martapura

Berita Terbaru