TAHUNA, TikamPost.id – Kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) Mahena, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, memprihatinkan. Fasilitas kesehatan yang pernah menjadi andalan masyarakat itu kini terbengkalai dan tidak lagi beroperasi sejak 2018.
Padahal, Pustu yang berlokasi di Jalan Puskesmas I, Kelurahan Mahena, merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan terdekat yang selama ini melayani kebutuhan warga setempat.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan. Atap tampak lapuk, plafon rusak, sementara beberapa bagian bangunan terlihat tidak terawat akibat lama tidak digunakan.
Warga Mahena, Michael, mengatakan keberadaan Pustu sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar dengan biaya yang terjangkau.
“Sudah bertahun-tahun warga terpaksa berobat ke RSUD Liun Kendage. Jaraknya cukup jauh dari kampung kami, sekitar dua kilometer,” ujarnya.

Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan mengenai rencana perbaikan bangunan tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar fasilitas kesehatan itu dapat kembali difungsikan.
“Kami berharap Pemkab Sangihe segera memperbaiki Pustu Mahena supaya masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hingga tahun 2026 belum tersedia anggaran untuk rehabilitasi bangunan Pustu Mahena.
“Belum ada anggaran untuk perbaikan Pustu tersebut tahun ini,” singkatnya.
Kondisi ini menjadi perhatian warga karena keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kelurahan Mahena.
Penulis : Maekel Towira
Editor : Tikampost










